WHO: Booster Vaksin COVID-19 Belum Diperlukan

  • Whatsapp
WHO: Booster Vaksin COVID-19 Belum Diperlukan
Penyuntikan booster dosis ketiga degan vaksin Moderna bagi para tenaga kesehatan, Jumat (16/7). Foto: Kemkes RI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan data yang ada saat ini tidak menunjukkan bahwa suntikan ketiga (booster) vaksin COVID-19 diperlukan. Mereka mengimbau, orang-orang yang paling rentan di seluruh dunia harus divaksinasi penuh terlebih dulu sebelum negara-negara berpenghasilan tinggi melakukan ‘upgrade’ perlindungan.

"Kami yakin dengan jelas bahwa data hari ini tidak menunjukkan bahwa booster diperlukan,” kata Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, dalam konferensi pers Jenewa dikutip dari Reuters.

“Diperlukan penelitian lebih lanjut,” tambah dia.

Penasihat senior WHO Bruce Aylward menyayangkan stok vaksin yang ada di dunia tak tersalur merata. Ini dia sampaikan dalam rangka menanggapi negara-negara berpenghasilan tinggi yang akan membagikan booster kepada warganya.

WHO: Booster Vaksin COVID-19 Belum Diperlukan (1)
Ilustrasi ibu hamil lakukan vaksinasi atau divaksin. Foto: Shutter Stock

"Ada cukup vaksin di seluruh dunia, tetapi vaksin itu tidak dikirim ke wilayah yang tepat dalam urutan yang benar,” kata dia.

Menurut dia, kelompok rentan di seluruh dunia seharusnya sudah mendapat vaksin dua dosis, sebelum booster diberikan kepada orang-orang.

"[Dan] kita masih sangat jauh dari [target] itu,” tandasnya.

Di sisi lain, AS berencana akan memberikan booster vaksin kepada warganya mulai 20 September 2021 untuk mengantisipasi serangan varian Delta. Booster akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan lansia.

Adapun beberapa minggu terakhir, beberapa negara lain juga telah memutuskan menawarkan booster vaksin kepada orang dewasa, lansia, serta orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Seperti Israel, Prancis, dan Jerman,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *