Usai Bebas Stop Ambil Kerjaan, Ini Alasan Reza Artamevia

  • Whatsapp

SentraBerita.com, Penyanyi Reza Artamevia sudah bebas dari tempat rehabilitasi narkoba di Lido Bogor, Jawa Barat, pada Jum’at pekan lalu.

Dia bebas setelah menyelesaikan sisa masa hukumannya atas vonis 10 penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Ketika sudah bebas, Reza dijemput oleh anak dan juga keluarga. Hal tersebut disampaikan kuasa hukumnya, Leidermen Ujiawan, ketika dihubungi SentraBerita.com, Senin (19/6).

“Iya sudah berkekuatan hukum tetap. Resmi bebas karena masa hukumannya sudah habis dan juga tidak ada melakukan upaya hukum banding lagi. Jadi sudah selesai benar-benar,” ujar Leidermen Ujiawan pada Senin (19/7).

Lebih lanjut, Leidermen menejelaskan, kliennya tidak langsung ambil pekerjaan meskipun proses hukumnya telah selesai.

Pasalnya dalam beberapa pekan kedepan, Reza Artamevia menenangkan diri dan menikmati kebersamaan dengan keluarga besarnya.

Sementara ini dia mau menenangkan diri dulu, mungkin satu dua minggu ini tidak ambil kegiatan, sambil melihat apa aja yang bisa dikerjakan, kira-kira begitu,” jelasnya.

Leidermen Ujiawan belum mengetahui pasti apa yang akan dikerjakan Reza Artamevia setelah bebas dari tempat rehabilitasi narkoba.

Namun yang pasti, Reza memilih untuk istirahat total tanpa diganggu oleh suatu pekerjaan.

“Belum ambil kerjaan, sambil merencanakan kedepannya gimana. Tapi yang pasti satu dua miggu ini dia istirahat total dulu lah di rumah,” katanya.

Sebelumnya, Reza Artamevia divonis 10 bulan penjara karena terbukti secara dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan mengkonsumsi narkoba jenis sabu untuk diri sendiri.

Dari putusan itu, dia menghabiskan sisa masa hukumannya di Panti Rehabilitasi Lido Bogor, Jawa Barat.

Sebagai informasi, Reza ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya di Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jum’at (6/9).

Barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi yaitu narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,78 gram. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan alat isap sabu alias bong, korek api, dan dompet milik Reza Artamevia.

Atas perbuatannya yang melawan hukum itu, Reza Artamevia disangkakan dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *