Uba Desak Polda Kepri Segera Ungkap Kasus Kekerasan SPN Dirgantara Batam

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging/Dok Gokepri

Batam (SentraBerita.com) – Kasus kekerasan yang terjadi di SPN Dirgantara Batam perlu mendapatkan perhatian yang serius dari Kepolisian

Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging mengatakan Polda Kepri perlu segera mengungkap kasus tersebut. Terlebih lagi korban sudah membuat laporan.

“Pada intinya saya sangat menyayangkan terjadinya kasus ini. Karena itu Polda Kepri harus turun tangan, sebab sudah masuk dalam ranah pidana,” kata Uba, Selasa 23 November 2021.

BACA JUGA : Polda Kepri Selidiki Kasus Kekerasan Siswa SPN Dirgantara

Uba juga menyoroti terkait dengan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri. Pasalnya kasus kekerasan di SPN Dirgantara Batam tersebut sudah berulang kali terjadi.

Disdik sebagai lembaga yang memiliki kewekangan untuk mengawasi sistem pendidikan di Kepri, seharusnya dapat tegas untuk memberikan sanksi kepada sekolah.

“Kasusnya sudah terjadi berulang kali, artinya Disdik Kepri memang sangat lemah dalam pengawasan,” jelasnya.

Tindak kekerasan tersebut jelas merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Apapun tindak kesalahan dari siswa, sekolah harusnya tidak melakukan kekerasan seperti itu.

“Korbannya adalah anak-anak di bawah umur, artinya undang-undangnya juga sangat jelas mengatur soal itu. Karena itu Polisi harus segera mengungkap kasus ini supaya ke depan tidak terjadi lagi,” jelasnya.

BACA JUGA : SPN Dirgantara Batam: Gubernur Kepri Tunggu Rekomendasi Pusat

Diberitakan sebelumnya, Polda Kepri menerima laporan dari lima wali murid korban dugaan kekerasan di Sekolah Penerbangan Nasional (SPN) Dirgantara Batam, Jumat 19 November 2021.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dugaan adanya tindak pidana kekerasan atau penganiayaan yang terjadi di sekolah tersebut.

Ada lima korban (siswa) yang melakukan pelaporan dalam kasus ini, yaitu IN (17) SA (18), RA (17), GA (17) dan FA (17).

“Saat ini penyidik sedang menyiapkan langkah-langkah penyelidikan,” ujar Harry saat menggelar konfrensi pers di Polda Kepri.

Editor : Candra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *