Susah tidur: penyebab dan cara mengatasinya menurut psikeater

  • Whatsapp

Meski umum terjadi dan hampir dialami oleh banyak orang, namun kondisi susah tidur ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebab, gangguan tersebut bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang. Lantas, bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

Jika kamu mengalami gangguan sulit terlelap dan ingin mengetahui cara mengatasinya, maka simak penjelasan dari dr. Elvine Gunawan, Sp.KJ Psikeater dari Klinik Utama Surya Medika dan RSIA Limijati terkait penyebab dan tips memperbaiki pola tidur.

Apa Penyebab Seseorang Mengalami Susah Tidur?

Foto: www.unsplash.com

Menurut Dokter Elvine, susah tidur adalah “kondisi di mana terjadinya kualitas atau kuantitas tidur tidak memuaskan dan berlangsung dalam periode waktu yang signifikan. Hal ini bisa dilihat dari kesulitan untuk memulai tidur, kesulitan untuk mempertahankannya, serta terbangun pada dini hari dan tidak bisa kembali terlelap,” jelasnya.

Gangguan ini bisa “disebabkan karena organik atau adanya penyakit lain yang menyebabkan kesulitan untuk terlelap. Seperti gangguan mental emosional dan gangguan fisik,” tuturnya.

Gangguan mental emosional terdiri dari:

Gangguan fisik, di antaranya adalah:

  • Penyakit jantung
  • Paru
  • Massa di otak
  • Demensia
  • Gangguan neurologi
  • Penyakit metabolik
  • Gangguan endokrin

Selain itu, terdapat penyebab lain yang bisa memengaruhi kondisi ini yaitu:

  • Trauma kepala
  • Gangguan penyalahgunaan zat seperti penggunaan stimulan
  • Makanan yang mengandung kafein seperti kopi
  • Masalah sosial seperti stres pekerjaan, rumah tangga, atau keluarga

Apakah Susah Tidur Merupakan Kondisi Berbahaya?

Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Elvine, “gangguan sulit terlelap bisa berbahaya ketika telah mengganggu fungsi kehidupan, baik itu perawatan diri dan fungsi kesehjateraan atau well being personal.  Serta ketika memengaruhi kualitas hidur, fungsi relasi atau hubungan dengan orang lain, dan kualitas kerja,” paparnya.

Ketika kondisi ini terjadi secara terus-menerus dan dalam jangka waktu panjang, ternyata juga bisa menyebabkan berbagai masalah fisik dan emosional. Sehingga, Dokter Elvine menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter “sesegera mungkin jika gangguan ini sudah muncul sebanyak tiga kali per minggu, dan keluhan ini sudah terjadi selama lebih dari satu bulan,” sarannya.

Bagaimana Mendiagnosis Gangguan Ini?

susah tidur
Foto: www.canva.com

Ketika seseorang mengeluh bahwa ia mengalami kesulitan terlelap, hal ini bisa didiagnosis dengan “terjadinya perubahan kualitas dan kuantitas tidur yang sudah mengganggu dan membuat seseorang merasa tidak nyaman,” ujarnya.

Biasanya seseorang yang mengalami “gangguan kuantitas dan kualitas tidur ini ditandai dengan kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankannya, serta terbangun di pagi hari dan tidak bisa kembali tidur,” tambahnya.

Bagaimana Cara Mengatasi Kondisi Ini dengan Tepat?

Foto: www.unsplash.com

Spesialis Kedokteran Jiwa ini menyarankan bahwa “ketika mengalami kondisi yang sudah mengganggu maka sebaiknya berkonsultasi dengan ahli. Namun, jika kesulitan untuk terlelap baru terjadi beberapa kali, maka dianjurkan untuk menerapkan sleep hygiene,” paparnya.

Berikut cara menerapkan sleep hygiene:

  • Mandi dengan menggunakan air hangat sebelum tidur
  • Membatasi asupan kafein seperti kopi
  • Melakukan ritual malam seperti meditasi
  • Gunakan aromaterapi
  • Lakukan latihan pernapasan
  • Cobalah untuk melakukan journalling
  • Usahakan tidur dan bangun dalam jangka waktu yang sama, jika tidurnya terlalu malam maka tetap bangun dalam waktu yang sama seperti biasanya
  • Buatlah tempat tidur menjadi nyaman
  • Berbaring di ranjang hanya bila mengantuk dan siap untuk terlelap
  • Matikan peralatan elektronik dan hindari bermain handphone saat mendekati jam tidur. Biasakan untuk berhenti menggunakan teknologi saat dua jam sebelum terlelap
  • Bacalah buku (secara fisik) sebelum terlelap
  • Buatlah ruangan menjadi gelap

Menurut Dokter Elvine, untuk memiliki pola tidur yang benar maka “tentukan sendiri jam tidur dan bangun yang sama. Serta bentuk ritual sehat sebelum tidur,” pesannya.

Bagaimana dengan Meminum Obat Tidur?

Foto: www.canva.com

Ketika seseorang memutuskan untuk mengonsumsi obat tidur, Dokter Elvine menuturkan bahwa hal ini boleh dilakukan asalkan “gangguan ini memang sudah sangat mengganggu. Namun, diperlukan untuk melakukan amnesis secara menyeluruh dan evaluasi secara berkala serta berkonsultasi dengan tenaga profesional. Sebab nantinya ahli akan memberikan indikasi dan dosis yang sesuai,” ujarnya.

Baca Juga

self love

Lantas, apakah bisa mengatasi kondisi kesulitan terlelap ini dengan waktu yang singkat? Penanganan gangguan ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti “bergantung dengan kondisi pasien, faktor pendukung, aktivitas harian, motivasi, dan support system,” jawabnya.

Karena bisa memberikan dampak buruk, seseorang bisa mencegah untuk mengalami gangguan terlelap. Hal ini dapat dilakukan dengan “menjaga pola hidup yang sehat, serta kondisi mental dan emosional yang sehat,” tuturnya.

Kesimpulan

susah tidur
Foto: www.canva.com

Kondisi “susah tidur merupakan hal yang sering kali terjadi ketika kita sedang mengalami stres berat, masalah adaptasi seperti perubahan kondisi kehidupan, atau adanya muatan emosi yang tidak bisa diekspresikan dengan baik,” ungkapnya.

Efek dari kesulitan untukt terlelap ini juga bisa berbahaya ketika telah mengganggu fungsi kehidupan. Untuk itu, kamu perlu mengatasinya.

“Penanganan gangguan ini memerlukan evaluasi yang lengkap mulai dari wawancara dan pemeriksaan psikiatrikus. Kemudian pasien bisa mendapatkan pengobatan yang tepat dan melakukan observasi evaluasi secara berkala,” sarannya.

Sementara untuk “penggunaan obat, hal ini perlu disesuaikan dengan indikasi dan dosis yang dianjurkan. Pastinya akan sangat diperlukan apabila klien sudah menunjukkan gangguan fungsi. Sehingga, pergilah ke profesional yang tepat agar tatalaksananya pun tepat,” pesan Dokter Elvine.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *