Semangat hidup: penyebab dan cara meningkatkannya

  • Whatsapp

Pandemi COVID-19 ini memberikan efek yang berbeda bagi setiap orang, salah satunya mungkin membuat semangat hidup ini terjun bebas dan naik turun. Kamu tidak sendirian dan kondisi ini wajar dialami manusia biasa. Namun sebaiknya perlu ditangani karena akan memengaruhi semua aspek dalam hidup. Bagaimana cara membangkitkan kembali semangat hidup?

Untuk menemukan jawabannya, maka kamu perlu menyimak penjelasan Josephine Indah Setyawati, M.Psi., Psikolog Psikolog Klinis Dewasa dari Aditi Psychological Center dan sehatjiwa.id, yang akan membahas terkait penyebab dan cara mengembalikan motivasi hidup.

Bacaan Lainnya

Apa Itu Semangat Hidup?

Foto: www.freepik.com

Menurut Josephine, “semangat hidup adalah gairah dan motivasi kita untuk menjalani hidup. Semangat hidup itu seperti dorongan dari dalam diri kita untuk menjalani hidup. Seseorang memiliki semangat hidup ketika individu itu merasa punya gairah untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari dan termotivasi untuk berjuang menjalani kehidupannya,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa “semangat hidup itu erat sekali kaitannya dengan motivasi, passion, tujuan hidup, dan bagaimana kita memaknai hidup kita ini,” imbuhnya.

Bagaimana Jika Seseorang Kehilangan Gairah dan Motivasi?

Foto: www.freepik.com

Ketika seseorang “kehilangan semangat hidup, itu berarti dirinya sedang merasa kehilangan gairah dan motivasi untuk menjalani hidup. Sebagai manusia, tentunya memiliki hidup yang tidak selalu mulus, pasti ada ups and downs. Maka sangat mungkin kita bisa mengalami semangat hidup yang menurun, atau bahkan sampai merasa kehilangan semangat tersebut,” papar Josephine.

Lantas apakah kehilangan gairah dan motivasi untuk menjalankan hidup merupakan situasi yang wajar?

“Ini situasi yang wajar dan bisa dialami oleh semua orang. Apalagi misalnya saat kita sedang mengalami situasi sulit atau peristiwa yang tidak mudah untuk dilalui, seperti berduka, peristiwa kegagalan, atau yang paling sering dialami oleh dewasa muda yakni putus cinta,” jawabnya.

Sementara “yang tidak wajar adalah ketika kita terus menerus kehilangan gairah hidup dan merasa tidak bisa bangkit. Lalu akhirnya membuat kita tidak dapat berfungsi dengan baik sehari-harinya, atau bahkan sampai merasa tidak ada lagi jalan keluar,” tutur Psikolog Klinis Dewasa ini.

Jika kondisi ini sampai terjadi, “ada baiknya untuk pergi konsultasi dengan tenaga profesional, agar kamu bisa mendapatkan bantuan yang tepat. Karena bisa jadi semangatmu tidak kunjung muncul karena ada masalah yang tidak dapat diurai sendiri dan perlu dibantu,” sarannya.

Apa Penyebab Kita Bisa Kehilangan Semangat Hidup?

Foto: www.freepik.com

Josephine menuturkan bahwa salah satu penyebab semangat hidup ini bisa menurun yaitu ketika kita menghadapi peristiwa yang tidak menyenangkan atau menyakitkan. Bisa juga ketika mengalami peristiwa lain yang membuat kita mempertanyakan tujuan dan kehilangan makna hidup.

“Nah, penyebab turunnya atau hilangnya semangat hidup ini bisa berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung pengalaman hidup dan masalah apa yang sedang mereka alami,” ujarnya.

Ketika merasa kehilangan gairah hidup, tentu ini akan berdampak pada kehidupan kita sehari-hari. “Mood kita juga bisa jadi berubah dan merasa tidak nyaman, lalu menimbulkan berbagai perubahan pada hidup kita sehari-hari. Misalnya membuat kita malas atau merasa sangat berat untuk bangun di pagi hari,” katanya.

Selain itu, kamu juga akan “merasa hidup  yang dijalani menjadi datarsaja, datar sekali, tidak bersemangat untuk masuk kerja atau belajar, atau tidak termotivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Sehingga produktivitas akan menurun,” lanjutnya.

Bagaimana Cara Meningkatkan Gairah dan Motivasi Hidup?

Foto: www.unsplash.com

Terdapat beberapa tips yang diberikan oleh Josephine untukmu ketika merasa kehilangan semangat hidup, yakni:

Kenali diri

Salah satu penyebab individu kehilangan semangat hidupnya yaitu karena ia tidak mengetahui value hidupnya dan tidak tahu apa yang menjadi keinginan dalam hidupnya, sehingga ia tidak termotivasi.

“Oleh karena itu, latihan mengenali diri ini menjadi penting. Tidak hanya bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan kita, tetapi juga menyadari value hidup kita. Value ini dapat menjadi kompas bagi diri, dan membantu mengarahkan kita untuk kembali menuju tujuan, kapan pun kita merasa tidak termotivasi dan ingin berhenti melakukan sesuatu yang bermakna,” ucap Josephine.

Selain itu, “temukan juga berbagai hal yang biasanya dapat membuatmu tertarik dan termotivasi. Setiap kali kamu merasa kehilangan semangat, ingat-ingat lagi semua hal yang kamu temukan tentang dirimu itu,” anjurnya.

Tentukan tujuan hidup

Terkadang individu bisa kehilangan semangat hidup ketika tidak tahu apa yang menjadi tujuan hidupnya, “sehingga tidak merasa harus mencapai sesuatu dalam hidupnya. Oleh karena itu, menetapkan tujuan hidup menjadi salah satu aspek penting agar kita tahu akan kemana langkah kita menuju,” tuturnya.

Ketika memiliki tujuan, tentunya “itu akan membuat kita termotivasi untuk sampai ke tujuan tersebut. Tujuan hidup ini bisa berubah seiring berjalan waktu serta seiring manusia bertumbuh, dan itu tidak apa-apa. Kita selalu bisa re-define tujuan hidup kok,” katanya.

Berikan waktu untuk beristirahat

“Pada saat kamu merasa kehilangan semangat hidup, ada baiknya berikan waktu untuk dirimu sendiri. Tidak perlu memaksa diri untuk langsung bangkit. Ambillah jeda dari rutinitasmu sehari-hari. Tanyakan ke dirimu sendiri apa yang sedang kamu butuhkan saat ini. Lakukanlah self-care dan apresiasi dirimu sendiri,” sarannya.

Melakukan journaling

Ternyata, “melakukan journaling bisa menjadi salah satu tools kita untuk mengembalikan semangat hidup yang rasanya menghilang. Hal ini karena pada saat journaling, kita diajak melakukan refleksi. Selain itu, kita juga belajar untuk jujur dengan diri sendiri, tentang apa yang sedang kita rasakan atau alami,” jelasnya.

Tidak hanya itu, “melalui journaling maka kita juga bisa mengingat kembali pencapaian-pencapaian yang sudah diraih selama ini. Sehingga kita juga disadarkan bahwa meski saat ini mungkin kita sedang merasa down, kita pun juga bisa up, bisa bangkit lagi. Bisa juga tambahkan catatan mengenai apa saja hal yang membuatmu bersyukur hari itu,” lanjutnya.

Journaling ini bisa juga menjadi “tabungan” energi positif kita. “Jika kamu benar-benar merasa sedang di bawah dan sulit bangkit, baca lagi catatan-catatanmu, dan harapannya kamu akan kembali termotivasi karena melihat bahwa dulu hal-hal baik juga pernah terjadi padamu,” papar Josephine.

Bagaimana Jika Orang Terdekat Kita yang Kehilangan Semangat Hidup?

Foto: www.freepik.com

Apabila melihat orang terdekat kita sedang mengalami semangat hidup yang menurun, atau “terlihat tidak bersemangat menjalani hidupnya, selalu bilang bahwa hidupnya flat-flat saja, atau banyak mengeluh tentang hidupnya, maka kita bisa berperan untuk mendampingi orang tersebut,” ujarnya.

“Tidak perlu memaksanya untuk segera bangkit dan bersemangat lagi. Tetapi cobalah untuk memberikannya waktu. Serta yakinkan bahwa kamu ada jika ia butuhkanmu, misalnya untuk curhat. Ajak ia untuk mengingat lagi segala hal baik yang sudah dilalui, dan pencapaian-pencapaian yang sudah ia raih,” saran Psikolog Klinis Dewasa yang satu ini.

Jika kamu memang sedekat itu dan mengenalnya dengan baik, “maka ingatkan juga mengenai mimpi-mimpi dan cita-cita yang ingin diraih olehnya. Ingatkan juga dengan berbagai hal yang dulu sempat menjadi hal yang penting baginya atau membuatnya merasa sangat senang dan bergairah, serta ajak ia untuk mulai melakukan hal itu lagi secara perlahan,” anjur Josephine.

Apakah Kata-kata Motivasi Bisa Membantu Untuk Meningkatkan Semangat Hidup?

semangat hidup
Foto: www.unsplash.com

Quotes atau kata-kata motivasi yang dapat dengan mudah diakses di media sosial saat ini, ternyata bisa menjadi salah satu alat untuk membantu memberikan inspirasi. Selain itu, bisa menjadi sugesti yang dapat terinternalisasi atau diyakini oleh diri sehingga memicu perubahan perilaku.

“Kata-kata motivasi ini bisa berhasil membantu kita meningkatkan semangat ketika membaca tulisan tersebut. Sehingga kita jadi punya alternatif pandangan lain tentang bagaimana memandang hidup atau memandang masalah,” paparnya.

“Akan tetapi, perlu sangat hati-hati juga untuk membaca dan memaknai kata-kata motivasi ini. Jangan sampai kata-kata ini secara mentah-mentah dijadikan panduan atau acuan untuk mendapatkan inspirasi,” tegasnya.

Karena, “bisa jadi kata-kata motivasi tersebut sebetulnya tidak tepat untuk kondisimu saat itu, sehingga justru akan membuatmu makin sulit untuk bangkit dari keterpurukan, atau malah membuatmu merasa buruk atas dirimu sendiri,” imbuhnya.

Kesimpulan

semangat hidup
Foto: www.freepik.com

Ketika mengalami kehilangan semangat hidup, tentunya ini merupakan situasi yang wajar. Karena pada dasarnya, manusia akan mengalami up and down dalam hidupnya. Akan tetapi, jangan sampai kondisi ini berlangsung secara terus menerus. Jika kondisi ini membuat hidupmu menjadi lebih buruk, maka konsultasikanlah hal tersebut dengan tenaga profesional yang akan membantumu.

“Untuk semua yang sedang merasa kehilangan semangat hidup dan tidak baik-baik saja, take your time! Remember meaningful things in your life, decide your life purpose, ask yourself: what kind of person do you want to be, what do you want to do with your life. Find your sparks, and rise again!” pesan Josephine.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *