Satgas Cakra Buana PDIP Sumut Hormati Proses Hukum Penganiayaan Siswa |SentraBerita

  • Whatsapp

Satgas PDIP mengimbau masyarakat bijak menyikapi pemberitaan media dan media sosial.

SentraBerita.com, MEDAN–Komandan Satgas DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut, Darmawansyah Sembiring mengapresiasi respons cepat Kapolrestabes Medan menangani kasus penganiayaan siswa yang videonya viral di media sosial. Darmawansyah menegaskan menghargai proses hukum yang berjalan meskipun kasus tersebut menjerat salah satu anggota Satgas Cakra Buana berinisial HSM.

“Kami menghargai proses hukum yang sedang berlangsung dan menunggu hasil dari pihak kepolisian terkait perihal tersebut” kata Darmawansyah, Sabtu (25/12).

Darmawansyah juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak menyikapi pemberitaan media dan media sosial. Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu negatif yang mengintervensi Satgas DPD PDI Perjuangan Sumatra Utara.

“Kami Satgas PDI Perjuangan DPD Sumatra Utara akan menyikapi kasus ini secara seksama dan melakukan tindakan sebagaimana mestinya. Saya berharap kita semua dapat menunggu dengan sabar proses hukum yang sedang berlangsung dan menghargai hasilnya,” ujarnya.

Peristiwa penganiayaan itu diketahui berada di sekitar kompleks Sekolah Al Azhar, di Deli Tua, Kota Medan. Penganiayaan terhadap FL terjadi pada Kamis (16/12) petang, pekan lalu sekitar pukul 18.00 WIB. Korban diketahui masih berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA.

Kejadian pemukulan yang dilakukan pengendara mobil terhadap pengendara sepeda motor ini viral di berbagai platform sosial media. Penganiayaan ini terekam di CCTV minimarket yang kemudian viral. Dari rekaman video tersebut, terlihat sebuah mobil tipe SUV memarkir kendaraannya. Mobil tersebut sempat menyentuh sebuah sepeda motor bebek di depannya.


Selang beberapa saat, pemilik sepeda motor bebek tersebut keluar dan meminta pengendara mobil menggeser sedikit mobilnya karena menghalangi jalan. Pemilik mobil lalu turun dari kendaraannya dan keduanya terlibat cekcok. Lalu pria pengemudi mobil yang saat itu memakai baju putih langsung menampar wajah pemilik motor.


Penganiayaan berlanjut setelah pemilik mobil menendang dan memukul pemilik motor hingga mundur ke teras minimarket. Pemilik sepeda motor hanya diam dan tidak membalas. Sehari setelah mendapatkan pemukulan, korban melapor ke polisi. Pelaku pun kini sudah ditangkap polisi untuk mempertanggungjawbakan perbuatannya di hadapan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *