Rusia Denda Meta Rp385 Miliar dan Google Rp1,3 Triliun

  • Whatsapp
CEO Mark Zuckerberg konferensi perubahan nama Facebook menjadi Meta. (Foto: tangkapan layar)

Batam (SentraBerita.com) – Rusia menghukum Meta dan Google karena konten ilegal. Keduanya wajib membayar denda sesuai keputusan pengadilan.

Pengadilan di Moskow, Rusia, menjatuhkan denda kepada Google dan Meta Platforms Inc karena dinilai berulang kali gagal menghapus konten yang dianggap ilegal di negara tersebut.

Dilansir Reuters, Sabtu 25 Desember 2021, Google dikenai denda sebesar 7,2 miliar rubel atau senilai Rp1,3 triliun, sementara Meta Platforms, yang dulu bernama Facebook Inc, sebesar 2 miliar rubel atau senilai Rp385 miliar.

Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor mengatakan Facebook dan Instagram gagal menghapus dua ribuan konten yang melanggar aturan di sana, sementara Google 2.600 konten.

Google menyatakan akan mempelajari putusan pengadilan sebelum mengambil langkah lanjutan, sementara Meta Platforms tidak berkomentar.

Besaran denda yang dikenakan dihitung dengan persentase pendapatan perusahaan tersebut di Rusia. Pengadilan tersebut tidak merinci berapa persen pendapatannya, namun, berdasarkan penghitungan Reuters, besaran denda kepada Googlse setara dengan 8 persen.

Rusia telah meminta platform media sosial untuk menghapus konten yang berisi penyalahgunaan obat-obatan, hiburan yang berbahaya, senjata dan peledak rakitan, dan kelompok yang menyatakan sebagai teroris atau ekstremis.

Rusia juga meminta 13 perusahaan teknologi asing, kebanyakan asal Amerika Serikat, memiliki perwakilan resmi di sana pada 1 Januari 2022. Jika tidak, mereka akan melarang perusahaan tersebut.

Penulis: Candra Gunawan
Sumber: Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *