Royal Enfield Tuntaskan Ekspedisi ke Kutub Selatan

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

MEREK sepeda motor tertua di dunia, Royal Enfield yang sudah memulai produksinya sejak 1901, telah memelopori semangat berkendara sepeda motor hingga sampai batas. Melewati waktu dan medan yang berat, merek sepeda motor ikonis ini telah berulang kali menguji ketahanan manusia dan mesin, dengan tetap menjadi relevan dan selalu diinginkan sepanjang masa.

Bertepatan pada 21 Desember 2021, Royal Enfield kembali menciptakan sejarah dengan berhasil menyelesaikan ekspedisi 90° SOUTH, pencarian Kutub Selatan melalui model legendarisnya Himalayan. Upaya luar biasa ini merupakan penghargaan atas komitmen merek terhadap pure motorcycling, dan atas keberanian dan ketahanan tak terhitung dari para pengendara dan penjelajah yang telah membuat sejarah dengan perjalanan sepeda motor mereka.

Perjalanan yang dimulai dari Cape Town, Afrika Selatan pada 26 November 2021 lalu, telah menuntaskan misinya setelah menempuh perjalanan selama hampir sebulan. Pada 16 Desember 2021, dua pembalap Santhosh Vijay Kumar dan Dean Coxson, mencapai Kutub Selatan dalam 15 hari, membuat upaya ambisius ini menjadi kenyataan. 

Tim tiba di Novo selama empat hari untuk aklimatisasi, persiapan perbekalan, pengecekan peralatan dan sepeda motor. Dari Novo, tim menempuh jarak darat 3.200 km ke arah timur selama 9 hari, menghadapi kondisi iklim ekstrem dengan suhu antara 30 hingga 25 derajat di bawah titik nol, dengan kecepatan angin 60 km/jam. Ross Ice Shelf adalah titik awal yang ditentukan untuk para pengendara.

Akan tetapi, badai salju yang tak terduga memaksa tim untuk mengubah arah. Alih-alih memulai perjalanan dari 86 Selatan, tim memulai perjalanan dari 87 derajat Selatan. Meskipun terdapat beberapa hambatan di awal dan sedikit memutar jalan.

Untuk ekspedisi ini, dua sepeda motor Royal Enfield Himalayan dimodifikasi secara internal, dengan peningkatan fungsional agar dapat melintasi salju dan es, serta kondisi ekstrem di Antartika. Sepeda motor dikendarai di jalur salju padat ke Kutub Selatan, untuk mengurangi hambatan sepeda motor.

Royal Enfield juga membatasi emisi sampai batas minimum sebagai inisiatif untuk memastikan tidak ada jejak yang ditinggalkan oleh tim ekspedisi kecuali jejak roda yang akan segera lenyap tertimbun salju. Sejalan dengan inisiatif Royal Enfield #LeaveEveryPlaceBetter, tim memastikan semua limbah termasuk kotoran manusia dibawa kembali untuk dibuang pada tempat yang tepat.

Usai menuntaskan misinya di dataran salju dan es, Santhosh Vijay Kumar dan Dean Coxson melanjutkan perjalanan ke Union Glacier, bagian barat Antartika, dari mana mereka akan terbang menuju Punta Arenas, Chili.

Misi ini juga menandai perayaan 120 tahun Royal Enfield. Sejak kelahirannya, Royal Enfield telah melakukan berbagai perjalanan di seluruh dunia – mulai dari berkendara di jalanan tertinggi di dunia, hingga mencapai Base Camp Gunung Everest di Tibet; dari berkendara melewati lembah tersulit di Daulat Beg Oldi, Karakoram, hingga berkendara melintasi gurun di Kutch di bawah langit malam yang indah.

Ekspedisi 90° SOUTH, Kutub Selatan ini merupakan lanjutan dari tradisi yang sudah membangun budaya pure motorcycling, lewat upaya ambisius mendorong batas-batas kemungkinan perjalanan menggunakan sepeda motor.  (S-4)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *