Rizieq Shihab mendapat 4 tahun karena kesalahan informasi dalam kontroversi tes swab | Sentra Berita

  • Whatsapp

Ulama pembangkang Rizieq Shihab telah dijatuhi hukuman empat tahun penjara setelah dia dinyatakan bersalah menciptakan keresahan publik dengan mengumumkan secara terbuka hasil tes swab palsu.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman pagi ini, yang lebih ringan dari enam tahun yang dituntut oleh jaksa dalam kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

Pada November 2020, Rizieq dirawat di Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat karena kelelahan, kata orang terdekatnya. Pada saat itu, sejumlah orang yang berhubungan dekat dengannya selama demonstrasi massal dan acara dalam beberapa minggu sebelumnya dinyatakan positif terkena virus corona.

Front Pembela Islam (FPI) yang sekarang dibubarkan mengklaim bahwa mereka menugaskan tes independen pada Rizieq sebelum dia dirawat di rumah sakit, dan hasilnya negatif. Rizieq sebelumnya menolak tes yang diamanatkan pemerintah pada beberapa kesempatan.

Di tengah drama ujian, Rizieq meninggalkan rumah sakit, dan ada klaim yang saling bertentangan apakah dia dipulangkan atau melarikan diri. Ulama penghasut itu kemudian dinyatakan positif terkena virus corona.

Pengadilan memutuskan Rizieq bersalah karena menyebarkan informasi yang salah mengenai hasil tes negatifnya, yang sejak itu dinyatakan palsu. Direktur Rumah Sakit Ummi Andi Tatat juga dinyatakan bersalah sebagai kaki tangan dalam kasus tersebut.

Ini adalah hukuman pidana ketiga Rizieq sejak ia kembali ke Indonesia pada November 2020 setelah menghabiskan tiga tahun di Arab Saudi melarikan diri dari tuduhan terkait pornografi di tanah air. Dia sebelumnya dijatuhi hukuman delapan bulan penjara karena memamerkan protokol kesehatan dengan mengadakan pernikahan besar-besaran untuk putrinya, dan denda Rp20 juta (US $ 1.383) sebagai pengganti lima bulan penjara karena mengadakan pertemuan massal di Puncak, Jawa Barat.

Sidang hari ini diwarnai dengan bentrokan antara pendukung Rizieq dan polisi, yang mengakibatkan puluhan mantan ditangkap oleh pihak berwenang.

Berlangganan The Sentra Berita Podcast untuk berita dan budaya pop trending teratas dari Asia Tenggara dan Hong Kong setiap hari Jumat!

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *