Polresta Barelang dan Bea Cukai Kepri Bongkar Jaringan Pengedar 107,258 Kg Sabu

  • Whatsapp
Polresta Barelang menggelar konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 107.258 kilogram (kg).
Polresta Barelang menggelar konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 107.258 kilogram (kg).

Batam (SentraBerita.com) – Polresta Barelang menggelar konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 107.258 kilogram (kg). Konferensi pers dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan didampingi Kepala Kanwil DJBC Akhmad Rofiq.

Turut mendampingi Dir Narkoba KBP Muji Supriyadi, Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, KA BNNP Kepri, KA Bea Cukai Batam Ambang Priyonggo, Kajari Amanda, Kabidkum Polda Kepri KBP Djoko Trisulo, Kepala Pengadilan Negeri Batam, dan Kasubdit Multimedia AKBP Surya.

Kasus itu terjadi pada Minggu (5/9/2021) sekira pukul 06.00 WIB di Perairan Laut sekitar Pulau Putri Nongsa, Batam. Tersangkanya 5 orang, berinisial RA (26), AZA (23), EAH (25), FOS (26), dan H (33).

Penangkapan berawal saat Satresnarkoba Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Batam. Kemudian anggota Satresnarkoba Polresta Barelang yang dipimpin Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

“Kemudian dibentuk tim dari Kepolisian Satresnarkoba Polresta Barelang dan Bea Cukai Kepri serta melakukan penyelidikan selama tiga bulan. Sehingga pada Minggu (5/9) sekira pukul 04.00 WIB, Tim berhasil mengamankan Kapal Sb. Edward Black Beard,” kata Brigjen Darmawan.

Kelima tersangka dinilai bersama–sama melakukan pemufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika jenis serbuk kristal sabu. Dimana tersangka RA diperintahkan bosnya, ZB (DPO) untuk menjemput sabu di Perairan Malaysia dengan Kapal Sb. Edward Black Beard.

Sabu itu lalu dibawa ke Indonesia dengan tujuan Singkawang–Pontianak, Kalimantan Barat. Tersangka RA mengajak temannya, AZA, EAH, dan FOS. Sedangkan tersangka H datang sendiri karena merupakan orang suruhan langsung ZB. Diduga sabu tersebut akan diedarkan di Batam dan kota lainnya.

Terdapat barang bukti yang diamankan berupa 1 unit kapal Sb. Edward Black Beard GT 18 Nomor 2255/lla warna putih. Kemudian 6 tas ransel besar berisi kemasan teh cina merk guanyinwang diduga sabu dengan jumlah total sebanyak 104 bungkus, berat keseluruhan 107,258 kg.

“Dengan disitanya barang bukti tersebut bisa menyelamatkan sekitar 321.774 sampai 429.000 jiwa penduduk,” ungkap Wakapolda Darmawan.

Menurut Wakapolda, sabu 107,258 kg tersebut jika dinominalkan rupiah mencapai sekitar Rp128 miliar dengan asumsi harga sabu di pasaran Rp1,5 juta per gram. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 115 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati. (eri)

Baca juga: Bawa Sabu 1.497,5 Gram, Dua Tersangka Diamankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *