Olahraga Kardio Malam Hari – Apakah Boleh Dilakukan?

  • Whatsapp

Di masa pandemi ini, menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Untuk itu, aktivitas fisik seperti olahraga kardio pun menjadi pilihan terbaik dapat memberikan manfaat. Namun sebagian orang mengganggap olahraga kardio malam hari bisa menawarkan manfaat yang lebih beragam.

Karena ikut penasaran, LIMONE menghubungi Imel Wiseso, Certified Fitness Trainer dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) dan Coach dan Group Class Instructor di SANA Studio yang akan menjelaskan terkait efek olahraga kardio malam hari dan manfaatnya bagi tubuh.

Apa Itu Olahraga Kardio?

olahraga kardio malam hari
Foto: www.freepik.com

Menurut Coach Imel, “olahraga kardio adalah aktivitas fisik yang umumnya melibatkan adanya kenaikan detak jantung, yang dilakukan dengan irama dan intensitas beragam dalam kurun waktu tertentu,” terangnya.

Meski terdapat miskonsepsi bahwa tujuan melakukannya kardio adalah untuk menurunkan berat badan, namun manfaat sebenarnya olahraga kardio adalah “untuk meningkatkan kemampuan sistem kardiorespiratori yakni jantung dan paru-paru,” jelasnya.

Pasalnya, “semakin baik kemampuan sistem kardiorespiratori, maka akan membuatmu semakin tidak mudah lelah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, tubuh juga menjadi lebih bugar dan tidak mudah ngos-ngosan,” imbuh Coach Imel.

Mengapa Seseorang Melakukan Olahraga Kardio?

Foto: www.unsplash.com

Umumnya terdapat beberapa alasan mengapa seseorang melakukan olahraga, di antaranya adalah:

Mudah dilakukan

Olahraga kardio merupakan salah satu jenis olahraga yang paling mudah dilakukan dengan keterbatasan waktu dan alat yang dimiliki. “Seperti jalan kaki, lari, renang, kelas grup zumba, dan lainnya,” paparnya.

Meningkatkan kesehatan jantung

Selain itu, jenis olahraga yang satu ini juga dapat meningkatkan kemampuan sistem kardiorespiratori, yakni jantung dan paru-paru seseorang.

Menurunkan berat badan

Beberapa orang masih beranggapan bahwa kardio merupakan pilihan terbaik untuk menurunkan berat badan, dan “ini merupakan suatu miskonsepsi,” katanya.

Melepas stres

Kardio juga merupakan olahraga yang dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk melepas stres.

Bersosialisasi

Jenis olahraga yang satu ini bisa menjadi salah satu cara untuk bersosialisasi, “contohnya dengan mengikuti kelas grup bersama teman-teman,” paparnya.

Apa Saja Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan?

olahraga kardio malam hari
Foto: www.rawpixel.com

Coach Imel menuturkan bahwa terdapat beragam aktivitas fisik yang dapat dikategorikan sebagai latihan kardio atau aerobik.

“Paling umum ditemukan termasuk jalan, lari, berenang, dan bersepeda. Akan tetapi ada juga latihan kardio yang dapat dilakukan di dalam situasi kelas berkelompok, seperti zumba, senam jantung, dan kelas menari atau dance,” tuturnya.

Selain itu, “ada juga yang dipadukan dengan latihan kekuatan, seperti bootcamp, HIIT, StrongNation, dan lainnya. Cara melakukannya dengan tepat tergantung dari jenis olahraga yang dipilih,” lanjutnya.

Namun, olahraga yang mudah dan sering kali dipilih adalah lari. “Untuk olahraga lari memiliki tekniknya sendiri. Sebaiknya untuk teknik yang benar, konsultasikan dengan coach yang spesialisasinya dalam lari. Durasi yang tepat kembali lagi tergantung tujuan dan tingkat kebugaran masing-masing,” ujarnya.

Bagaimana Cara Memilih Olahraga yang Tepat?

Foto: www.freepik.com

Sementara untuk memilih olahraga yang tepat untuk kita, Coach Imel menyarankan agar “memilih jenis olahraga kardio yang disukai. Sehingga bisa dilakukan secara konsisten. Selain itu bisa juga disesuaikan dengan tingkat kebugaran dan kondisi tubuh masing-masing,” anjurnya.

Lantas, apakah boleh menggabungkan beberapa jenis olahraga? “Boleh saja, asalkan tidak berlebihan dan sesuai dengan tujuan yang mau dicapai,” jawabnya.

“Untuk kombinasinya, akan kembali lagi ke pemilihan kardio yang disukai. Serta tujuan dari masing-masing orang. Pastikan tidak dilakukan secara berlebihan dan tidak menyebabkan kelelahan berlebih.  Apabila baru mulai berolahraga, sebaiknya pilih satu jenis olahraga yang disukai dan dapat dilakukan secara konsisten,” saran Coach Imel.

Waktu untuk melakukan kardio dapat disesuaikan dengan jadwal masing-masing, karena olahraga yang terbaik adalah olahraga yang dilakukan, bukan hanya direncanakan. Durasi pun disesuaikan dengan waktu yang tersedia dan intensitas dari jenis aktivitas fisik yang dipilih,” lanjutnya.

Apakah Boleh Melakukan Olahraga Kardio Malam Hari?

olahraga kardio malam hari
Foto: www.rawpixel.com

Beberapa orang menganggap bahwa melakukan olahraga kardio malam hari dapat memberikan manfaat yang lebih banyak. Namun menurut Coach Imel, hal tersebut ternyata tidak tepat.

“Kardio di pagi maupun malam hari memiliki manfaatnya masing-masing dan belum tentu satu lebih baik dari yang lain. Namun pastikan untuk tidak berolahraga terlalu berat menjelang waktu tidur karena dapat mengganggu kualitas dan kuantitas tidur,” terangnya.

Lalu, bagaimana cara melakukan olahraga kardio malam hari yang tepat?

“Kembali ke masing-masing orang. Berolahraga akan membuat detak jantung meningkat. Ada yang tidak masalah berolahraga dekat dengan jam tidur, ada juga yang merasa kualitas dan kuantitas tidurnya jadi terganggu. Namun disarankan selesaikan berolahraga kira-kira 60-90 menit sebelum waktu tidur,” jawabnya.

Adakah Risiko dari Melakukan Olahraga Kardio?

Foto: www.unsplash.com

Sebelum melakukan olahraga kardio, Coach Imel berpesan untuk “jangan pernah melewatkan pemanasan. Salah satu tujuan dari melakukan pemanasan adalah untuk menyiapkan badan (melumasi sendi, menaikkan suhu tubuh, mempersiapkan otot). Pastikan olahraga yang dilakukan sesuai dengan kapasitas tubuh masing-masing, dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Tak hanya itu, terdapat beberapa risiko yang terjadi ketika melakukan olahraga kardio, yakni:

  • Massa otot bisa berkurang apabila tidak diimbangi dengan asupan protein yang mencukupi dan latihan kekuatan atau beban, sehingga dapat memperburuk komposisi tubuh. 
  • Olahraga kardio cenderung membebani persendian sehingga meningkatkan risiko cedera apabila tidak dibarengi dengan latihan kekuatan atau beban. 

Apabila mengalami cedera karena olahraga, yang sebaiknya dilakukan adalah konsultasi dan diperiksa oleh ahlinya, seperti fisioterapis,” sarannya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Latihan kardio memiliki banyak manfaat, namun perlu diingat bahwa “tujuan melakukan kardio adalah untuk meningkatkan kemampuan sistem kardiorespiratori dan bukanlah cara yang paling efektif untuk menurunkan berat badan,” ungkap Coach Imel.

“Untuk mendapatkan tubuh yang lebih bugar, sebaiknya olahraga kardio dibarengi dengan latihan kekuatan atau beban, dan pengaturan pola makan yang baik,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *