Morning Briefing 23 November 2021: lima berita terbaru hari ini

  • Whatsapp

Hai! Untuk kamu yang berada di luar Jawa-Bali, pemerintah kembali memperpanjang PPKM. Cek beritanya dalam Morning Briefing 23 November 2021.

Bacaan Lainnya

Perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali mulai berlaku 23 November hingga 6 Desember 2021. Dalam PPKM kali ini, sebanyak tujuh provinsi kategori level 1, 20 di level 2 dan tidak ada di level 3 dan 4. Meski begitu, terdapat kenaikan kasus COVID-19 di sejumlah wilayah, meski tidak signifikan. (Sentra Berita)

Penyebab laju vaksinasi melambat.

Tiga minggu terakhir terjadi pelambatan laju vaksinasi, dan penyebabnya adalah masyarakat hanya mau disuntik dengan vaksin Sinovac. Akibatnya, stok vaksinĀ SinovacĀ mulai menurun sementara AstraZeneca dan Pfizer masih banyak. Padahal kedua vaksin itu aman bahkan efikasinya lebih tinggi dari Sinovac. (Medcom)

Update COVID-19 global: demo anti-lockdown di Eropa.

Unjuk rasa anti-lockdown digelar di berbagai titik di Eropa selama akhir pekan kemarin, dengan kerusuhan terjadi di Belanda dan ribuan berpartisipasi di Belgia, Austria, Kroasia dan Italia. Sementara itu, di Korea Selatan, semua sekolah dibuka kembali pada Senin sebagai bagian dari rencana pemerintah “hidup berdampingan” dengan coronavirus.

Di Australia, pemerintahnya akan memperbolehkan sejumlah pendatang asing dengan visa untuk memasuki negara itu di bulan Desember, 20 bulan setelah penutupan perbatasan. Dan Kanada menerima kiriman pertama vaksin Pfizer untuk anak usia 5-11 tahun dan mulai memberikannya dalam beberapa hari ke depan. (Washington Post)

94 dari 100 kota paling berpolusi berada di India, China, dan Pakistan.

Pada 2020, India memiliki 46 kota paling berpolusi, diikuti oleh China (42), Pakistan (6), Bangladesh (4), Indonesia (1), dan Thailand (1) menurut pelacak kualitas udara IQAir. Semua kota ini memiliki PM2,5 kualitas udara lebih dari 50. Minggu lalu, udara di New Delhi sangat buruk hingga memaksa pemerintah setempat menutup sekolah. (Aljazeera)

Spotify menghentikan tombol shuffle, karena Adele.

Sebelumnya Adele menuliskan cuitan meminta Spotify untuk mengganti fitur shuffle di Album View, dengan alasan mendengarkan album harus sesuai dengan aturan spesifik. Sekarang, ketika pengguna menekan tombol Play, lagu akan dimainkan secara bergiliran bukan acak lagi (untuk pengguna Premium). (The Verge)

Baca Juga

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 23 November 2021, jangan lupa mengecek panduan lengkap kencan pertama anti-gagal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *