Mereka sebenarnya menggunakan plot operasi plastik klise untuk menggantikan aktris remaja dalam sinetron kontroversial | Sentra Berita

  • Whatsapp

Banyak dari kita bercanda bahwa showrunners yang kontroversial sinetron (Sinetron Indonesia) akan menggunakan alat mendongeng basi untuk menggantikan aktris remaja. Bayangkan kesenangan kita ketika mereka benar-benar melakukannya.

Awal pekan ini, masyarakat Indonesia menyerukan sanksi berat terhadap Indosiar dan produsen Mega Series Suara Hati Istri: Zahra (Hati Nurani Istri: Zahra), sambil menunjukkan bagaimana acara itu menormalkan pedofilia, pernikahan anak, dan poligami. Serial ini menggambarkan karakter tituler Zahra, seorang siswa sekolah menengah, yang dimanipulasi oleh seorang pria berusia akhir tiga puluhan untuk menikahinya sebagai istri ketiganya.

Bacaan Lainnya

Baca juga Orang Indonesia marah dengan sinetron normalisasi pedofilia, poligami

Di tengah tekanan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang pertama kali ditekan oleh kemarahan publik yang besar terhadap sinetron produser acara telah menggantikan aktris 15 tahun Lea Ciarachel, yang memerankan Zahra, dengan aktris lain bernama Hanna Kirana dimulai dengan episode hari ini. Hanna dilaporkan berusia 18 tahun pada tahun ini.

“Indosiar menerima apa yang disampaikan KPI dan berkomitmen untuk mengevaluasi pemeran dan mengganti replace [actress in the] Peran Zahra,” kata Nuning Rodiyah, Komisioner KPI, Rabu.

“Mereka juga mengakui bahwa casting oleh rumah produksi adalah kesalahan karena mereka memutuskan anak berusia 15 tahun.”

Untuk saat ini, sepertinya tidak banyak yang dilakukan tentang keseluruhan premis pertunjukan, yang dilihat banyak orang sebagai menormalkan dan memuliakan poligami, pernikahan anak, dan pedofilia.

Sinetron dikenal dengan perangkat plot yang sangat klise dan over the top. Salah satu kiasan umum untuk menjelaskan kepergian aktor adalah karakter mereka menjalani operasi plastik yang sangat transformatif, seringkali karena kecelakaan.

Ternyata, Zahra sedang melakukan persis itu, seperti yang terlihat dalam preview untuk episode malam ini. Di dalamnya, karakter tituler terlibat dalam kecelakaan mobil di mana mobilnya meledak dan terbakar setelah jatuh dari tebing. Melawan segala rintangan, dia keluar dari insiden itu hidup-hidup, tetapi wajahnya sangat rusak sehingga dia harus menjalani operasi plastik.

Dalam adegan yang sangat didramatisasi, ahli bedah dan perawat membuka perban Zahra untuk mengungkapkan “wajah barunya”.

“Tidak mungkin… tidak mungkin ini wajahku, dok,” Zahra baru, yang diperankan oleh Hanna Kirana, sambil menangis berkata kepada ahli bedahnya.

Banyak penggemar acara tersebut mengungkapkan kesedihan atas kepergian Lea, karena mereka menyukai bagaimana aktris muda itu memerankan peran utama. Lea sendiri melalui Instagram kemarin untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya atas peran tersebut dan berjanji kepada pemirsa bahwa sinetron itu akan tetap “menarik”.

Ikuti Sentra Berita di Instagram dan Indonesia untuk lebih banyak berita segar dan menarik di feed Anda.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *