Mengaku Wartawan, Pria Ini Ditangkap karena Peras ASN hingga Belasan Juta Rupiah

  • Whatsapp
Mengaku Wartawan, Pria Ini Ditangkap karena Peras ASN hingga Belasan Juta Rupiah
Terduga pelaku mengaku wartawan dan memeras korban ditangkap petugas Polsek Tanjung Senang. | Foto: Ist

Lampung Geh, Bandar Lampung – Seorang pria mengaku sebagai wartawan media online ditangkap petugas kepolisian saat berada di Rumah Makan kawasan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Sabtu (10/9) malam.

Mengaku Wartawan, Pria Ini Ditangkap karena Peras ASN hingga Belasan Juta Rupiah (1)
Uang belasan juta hasil pelaku mengaku wartawan dan memeras korban. | Foto: Ist

Penangkapan dilakukan saat terduga pelaku sedang melakukan pemerasan terhadap korban dengan bertemu di salah satu rumah makan.

Diketahui, pria berinisial ZN (32) diduga telah melakukan tindak pemerasan terhadap seorang ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Departemen Agama di Pesawaran.

Warga Way Khilau, Pesawaran ini tak segan meminta uang dengan jumlah yang sangat besar kepada korbannya. Pasalnya, ZN mengancam akan memberitakan soal biaya pembuatan surat nikah.

Bahkan, ZN tak segan-segan mendatangi rumah korban di Way Kandis Bandar Lampung dan mengancam keluarga korban untuk memperlancar aksinya.

Saat ini ZN beserta uang Rp 14 juta diamankan di Mapolsek Tanjung Senang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampung Geh, tidak hanya ZN, tetapi juga masih ada satu pelaku berinisial WH (DPO) yang menjalankan aksi pemerasan ini bersama ZN.

Mengaku Wartawan, Pria Ini Ditangkap karena Peras ASN hingga Belasan Juta Rupiah (2)
Kapolsek Tanjung Senang IPDA Rosali. | Foto: Bella Sardio/ Lampung Geh

Prihal penangkapan terduga ini, Kapolsek Tanjung Senang Ipda Rosali mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto membenarkan adanya penangkapan ini.

"Pelaku tersebut melakukan dugaan pemerasan terhadap ASN. Salah satu ASN Departemen Agama Pesawaran," ujar Rosali saat dihubungi Lampung Geh, Minggu (11/9).

Namun, Rosali belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai penangkapan terduga pelaku pemerasan ini. "Keterangan lebih lanjut di Polresta," katanya singkat.

Akibat aksi pemerasan yang dilakukan terduga pelaku, ia disangkakan pasal 368 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *