Melihat Lagi Dampak Ekonomi Proyek Kereta Cepat Jkt – Bdg

  • Whatsapp

Jakarta, Sentra Berita Indonesia – Gencarnya pembangunan infrastruktur tanah air yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir hampir selalu membawa dampak perubahan maupun perkembangan kawasan sekitar.

Bacaan Lainnya

Pembangunan infrastruktur akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Mulai dari serapan tenaga kerja yang tercipta saat proyek berlangsung, hingga peningkatan pendapatan perkapita setempat.

Tak terkecuali, pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung. Namun, harus diakui bahwa dampaknya memang tidak serta merta langsung terasa.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) menilai dampak dari pembangunan suatu infrastruktur tidak dapat dilihat secara jangka pendek.

“Perspektifnya harus jangka panjang. Kalau jangka pendek akan terlihat rugi,” kata Piter melalui pesan singkatnya, Kamis (14/10/2021)

Piter mencontohkan, berbagai pembangunan infrastruktur yang dibangun pemerintah tidak akan langsung memberikan dampak lebih. Biasanya, manfaat baru akan terasa setelah proyek tersebut rampung.

“Saya kira itu yang akan kita rasakan dengan adanya kereta cepat Jakarta Bandung,” jelasnya.

Akademisi dari Universitas Parahyangan Andreas Wibowo menjelaskan, proyek transportasi publik memang dibutuhkan untuk memperlancar arus pergerakan manusia atau barang.

“Untuk itu dibutuhkan perencanaan yang matang karena transportasi publik dalam banyak kasus tidak lagi bersifat standalone dan terintegrasi dalam suatu jaringan transportasi,” jelasnya.

Menurutnya, ketersediaan transportasi publik seperti kereta cepat akan membawa dampak eksternalitas, misalnya dari sisi pengembangan wilayah, pertumbuhan ekonomi dan sosial.

“Dan sepanjang dampak positif lebih besar dari pada dampak negatifnya, kita bisa sebutkan proyek tersebut memang worth it untuk dilaksanakan,” tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(cha/dru)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *