Mahkamah Partai Tetap Akui Meykel Damopolii Ketua Golkar Manado

  • Whatsapp
Mahkamah Partai Tetap Akui Meykel Damopolii Ketua Golkar Manado
Ketua DPD II Partai Golkar Manado, Maykel Damopolii

MANADO – Keabsahan kepemimpinan Maykel Damopolii sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Manado, tak bisa lagi diganggu gugat. Hal ini menyusul keputusan Mahkamah Partai Golkar, yang menolak upaya gugatan Danny RWF Sondakh dan Lily Binti cs lewat perkara nomor 30/PI-GOLKAR/II/2021 Kota Manado.

Menanggapi keputusan Mahkamah Partai tersebut, Maykel Damopolii didampingi Sekretaris Golkar Manado, Ruby Rumpesak, mengatakan jika keputusan tersebut merupakan bukti jika upaya-upaya untuk mencederai keutuhan Partai Golkar di Manado akan jatuh dengan sendirinya.

"Tentunya ucapan syukur disampaikan, karena saat ini kamu yang terpilih secara sah pada Musyawarah Daerah ke-10 tahun 2020 lalu, sudah resmi dan tidak ada lagi hambatan untuk terus bekerja membesarkan partai Golkar," kata Maykel.

Lanjut dikatakannya, selang setahun terakhir, walaupun dilaporkan ke Mahkamah Partai, Partai Golkar Manado tetap melakukan berbagai terobosan untuk membesarkan kembali kejayaan Golkar Manado yang sudah mulai hilang.

"Kami terus melakukan konsolidasi hingga tingkat Kecamatan, walaupun kami sementara digugat. Tapi, karena niat kami baik, ya dibuktikan di Mahkamah Partai, kalau kami yang sah," ujarnya.

Lanjutnya, persoalan Mahkamah Partai sudah selesai sehingga pengurus dan kader bahkan simpatisan di kota Manado telah satu persepsi untuk kebesaran Golkar Manado ke depan.

“Tidak ada lagi kata siapa menang dan siapa yang kalah di partai Golkar Manado. Karena semua sudah selesai dan saatnya kita berpikir membesarkan partai. Karena itu, saya mengajak kita semua bahu-membahu membesarkan partai Golkar Manado. Apalagi menghadapi tahun politik baik Pemilu dan Pilkada di 2024 nantinya,” kata Maykel kembali.

"Semua kader di Manado tetap dirangkul agar Golkar bangkit, jaya, dan menang di bawah kepemimpinan Ketua Maykel Damopolii," ujar Sekretaris, Ruby Rumpesak menimpali.

anes tumengkol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *