Kisah Pria Bali Berikan Istri Mahar Saham Senilai Rp104 juta, Cinta Bersemi di SMA

  • Whatsapp

Jakarta

Mahar atau mas kawin merupakan hal yang tak pernah luput dalam suatu pernikahan. Mahar biasanya diberikan dalam bentuk uang. Namun pria dari Bali ini punya cara unik untuk meminang pujaan hatinya, Bunda.

Bacaan Lainnya

Pria asal Bali bernama Alit Prajatama memberikan mahar pernikahan berupa 25.000 lembar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau Bank BRI. Saham senilai 250 lot itu digunakan untuk menikahi istrinya, Kadek Nopi Margareni.

Di situs resmi Bursa Efek Indonesia, nilai saham Bank BRI pada hari artikel ini ditulis, Senin (11/10/21) terpantau mencapai Rp4,180 per lembarnya. Itu artinya, nilai saham yang diberikan oleh Alit kepada sang istri mencapai Rp104,5 juta.

Menikah dengan adat Bali, Alit Prajatama sebenarnya tidak diwajibkan memberikan mahar kepada sang istri. Alit menjelaskan, dalam adat Bali, hanya terdapat upacara ‘Metipat Bantal’.




Metipat Bantal dilakukan sebagai simbolis penyambung antara keluarga pengantin pria dan wanita. Dalam hal ini, Alit mengaku sudah menyelesaikan seluruh prosedur adat pernikahan.

“Sebenarnya memberikan mahar tidak ada di budaya saya sebagai Hindu Bali, yang ada adalah ‘Metipat Bantal’ dan itu pun sudah lengkap saya lakukan dan berikan,” kata Alit saat dihubungi Sentra Berita.

Pemberian saham berupa 25.000 lembar saham Bank BRI dari Alit kepada sang istri dilakukan secara pribadi. Alit melakukannya sebagai wujud cinta kepada calon istrinya, Bunda.

“Ini adalah pemberian saya pribadi di luar adat dan budaya sebagai bentuk saya menghargai wanita yang saya cintai,” ungkapnya.

Alih-alih memberikan seserahan dalam bentuk uang atau barang, Alit memilih saham agar dapat digunakan sebagai investasi masa depan, Bunda.

“Daripada uang atau barang yang bisa cepat habis dan sifatnya mudah terdepresiasi, saya lebih memilih memberikan saham dengan fundamental bagus. Ya sekaligus menjadi investasi dan juga asumsi nilainya akan bertambah di kemudian hari,” tuturnya.

Alit Prajatama menyerahkan saham tersebut kepada sang istri dalam bentuk piagam resmi di hari pernikahan. Penyerahan piagam dilakukan pada saat acara ‘Ngidih’ atau meminang pada 17 September 2021 lalu, usai menyelesaikan seluruh upacara adat yang bersifat wajib.

Tak hanya membutuhkan uang, Alit Prajatama juga harus melalui sejumlah prosedur panjang untuk mendapatkan saham demi sang istri. Simak di halaman berikutnya, Bunda.

Saksikan juga video kisah pria Bali yang ikut istri bule ke Kanada.

[Gambas:Video Haibunda]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *