Kenali 10 Penemuan Pada Masa Peradaban Mesopotamia Ini

  • Whatsapp

Mesopotamia merupakan daerah yang subur dengan julukan “Bulan Sabit Subur” karena terletak di dekat dua aliran sungai yaitu Eufrat dan Tigris. Selain itu, Mesopotamia juga sering disebut dengan “Tempat Lahirnya Peradaban” yang pada masa kini disebut dengan Irak.

Sebutan Mesopotamia sebagai “tempat lahirnya peradaban” berasal dari banyaknya penemuan yang dilakukan oleh orang-orang Mesopotamia pada zaman dulu, yang mana hingga saat ini pun masih dipergunakan. Berikut ini telah Bacaterus rangkum beberapa penemuan yang diciptakan atau dikembangkan pada zaman Mesopotamia yang tentunya menarik untuk disimak.

Bacaan Lainnya

1. Tulisan

Sistem penulisan pada masa Mesopotamia dinamakan dengan cuneiform atau aksara paku. Aksara paku sendiri adalah sistem tulisan yang dikembangkan oleh bangsa Sumeria kuno sekitar tahun 3.500 – 3.000 SM, yang ditulis pada sebuah lempeng tanah liat

Cuneiform sendiri berasal dari bahasa latin cuneus yang berarti baji atau paku, karena bentuk dari tulisannya. Aksara paku biasanya digunakan untuk mencatat seputar perdagangan. Aksara paku juga tergolong tulisan kuno yang cukup sulit dan butuh waktu lama untuk dipelajari.

Pada perkembangannya, simbol pada aksara paku mengalami pengurangan di sekitar tahun 2900 SM. Aksara paku yang awalnya digunakan bangsa Sumeria mulai dikembangkan dan digunakan oleh bangsa lain, seperti bangsa Akkad, Babilonia, Assyria, Elamites, dan Hittites.

2.  Perkotaan

penemuan zaman mesopotamia_Perkotaan

Mesopotamia merupakan sebuah daerah yang pertama kali membuat tempat yang mirip sebuah perkotaan. Kota yang pertama kali dibuat adalah Uruk, sekitar tahun 4500-3100 SM. Keberadaan Kota Uruk tercatat dalam sebuah dokumen dengan aksara paku.

Uruk dapat dikatakan sebagai kota yang paling tua didunia, hal itu karena keberadaan kota ini tercatat dengan baik dalam sebuah dokumen yang ditulis dengan aksara paku. Sebenarnya tidak menutup kemungkinan ada kota lain yang lebih tua, tetapi sayangnya kota tua lain tidak terdokumentasi dengan baik.

Di Mesopotamia, kota biasanya dibangun dengan benteng yang mengelilinginya. Satu kota yang tua dan terkenal dengan benteng di sekelilingnya adalah Kota Babilonia. Babilonia sendiri dapat dikatakan sebagai sebuah kota yang menjadi pusat perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan.

3. Matematika

penemuan zaman mesopotamia_Matematika

Matematika pada masa Mesopotamia, terutama bagi bangsa Sumeria, berkembang dengan sangat baik dikarenakan kebutuhan masyarakat dalam mengatur masalah hasil pertanian, penarikan pajak  dan juga dalam menghitung kalender menggunakan perputaran bulan.

Mereka mulai mengembangkan perhitungan sejak milenium ke-4 sebelum masehi. Perhitungan awal dimulai dengan menggunakan pola bentuk kerucut kecil dari tanah liat yang mewakili 1 orang. Sedangkan bentuk bola mewakili 10 orang. Untuk mewakili 60 orang digunakan bentuk kerucut yang  besar. 

Perhitungan yang dilakukan oleh bangsa Sumeria dan juga Babilonia adalah hitungan yang berbasis 60. Perhitungan ini dapat dengan mudah dilakukan secara nyata dengan menggunakan buku tangan. Penggunaan angka 60 in berlanjut hingga sekarang untuk menghitung menit, jam dan lingkaran.

Bangsa Babilonia juga mengembangkan konsep yang tidak dikembangkan oleh oleh bangsa lain, yaitu konsep nol. Konsep nol ini kemudian diadaptasi oleh bangsa bangsa lain. Nol disimbolkan dengan bentuk lingkaran, walaupun awalnya simbol nol sendiri tidak bermakna sebagai angka.

4. Ilmu Astronomi dan Astrologi

penemuan zaman mesopotamia_Ilmu astronomi dan Astrologi

Seiring dengan berkembangnya tulisan dan juga perhitungan matematika, mereka juga melakukan perhitungan dalam hal astronomi yang akan berkembang menjadi perhitungan kalender. Konsep ini dikembangkan dengan melihat pergerakan bintang-bintang  dan juga musim.

Pergerakan dari bintang-bintang sering diartikan sebagai pesan dari para dewa, karena anggapan bahwa bintang-bintang bergerak atas kehendak para dewa. Sama halnya dengan astrologi yang dianggap sebagai pesan para dewa tentang ramalan masa depan seseorang dan bahkan karakternya.

Ramalan perbintangan atau yang dikenal dengan zodiak saat ini merupakan konsep yang dibuat pertamakali pada zaman Mesopotamia oleh bangsa Sumeria dan juga Babilonia. Setelah itu, bangsa Mesir kuno dan juga Yunani kemudian mengembang konstelasi perbintangan tersebut.

5. Peta

penemuan zaman mesopotamia_Peta

Seiring dengan perkembangan dalam perdagangan, bangsa Babilonia yang berada di Mesopotamia mulai menciptakan peta. Penciptaannya didorong oleh kebutuhan menentukan jarak antara kota-kota yang berada di daerah utara Mesopotamia serta negeri-negeri yang jauh.

Peta yang dibuat oleh bagsa Babilonia bukanlah peta modern seperti yang biasanya ditemukan saat ini. Peta bangsa Babilonia dibuat dalam sebuah lempengan yang terbuat dari tanah liat disertai dengan tulisan aksara paku. Peta ini dikembangkan oleh masyarakat Mesopotamia sejak 2300 sebelum masehi dan masih menjadi inspirasi pembuatan peta modern.

6.  Waktu

penemuan zaman mesopotamia_Waktu

Bangsa Mesopotamia yang telah berhasil mengembangkan perhitungan akhirnya mampu untuk membuat perhitungan waktu. Perhitungan mereka yang berbasis 60 menjadi cikal bakal ditemukannya perhitungan untuk menghitung menit dan jam yang menandai waktu.

Mereka jugalah yang menemukan sudut lingkaran 360 derajat. Dari pengembangan perhitungan waktu inilah pada akhirnya tercipta sistem kalender menggunakan peredaran bulan. Waktu tersebut diperlukan oleh mereka untuk menentukan tahun atau bulan yang baik untuk bertani.

7.  Roda

penemuan zaman mesopotamia_Roda

Penemuan roda merupakan satu hal yang cukup dianggap penting. Tetapi ada sebagian para ahli yang berpendapat bahwa roda pertama kali diciptakan oleh orang Asia tengah. Sedangkan menurut bukti sejarah, adalah bangsa Sumeria yang pertama kali memiliki konsep roda, dikarenakan terdapatnya produksi keramik di sana.

Roda pada alat pembuatan keramik menjadi cikal bakal dari penemuan roda pada kereta. Pada perkembangannya roda tak hanya digunakan pada kereta, tetapi juga pada sistem pengairan. Pada masa tersebut roda juga masih terbuat dari kayu dan berbobot sangat ringan.

8. Perahu

penemuan zaman mesopotamia_Perahu

Bangsa-bangsa di Mesopotamia hidup di daerah yang dilewati oleh sungai Eufrat dan Tigris. Letak wilayah tersebut yang menjadi awal terciptanya perahu. Jalur air ini menjadi penting terutama dalam hal perdagangan yang mereka lakukan.

Perahu yang mereka buat masih menggunakan kayu dengan desain yang konvensional. Perahu dari Mesopotamia ini mengandalkan angin untuk menggerakkannya. Sehingga digunakan layar berbentuk segi empat yang akan membantu perahu agar dapat bergerak.

9. Pertanian dan Irigasi

penemuan zaman mesopotamia_Pertanian dan Irigasi

Letak dari Mesopotamia yang berada di dekat dua buah sungai, menjadikan tanah sekitar menjadi subur. Penduduk dari Mesopotamia juga menciptakan sistem irigasi dengan mengontrol air. Adanya pengaturan aliran air membuat tiap-tiap petani dapat memperoleh air dengan rata.

Petani di Mesopotamia biasanya menanam gandum, barley, serta sayuran, sedangkan untuk menggemburkan tanah pada awalnya mereka menggunakan batu, sebelum akhirnya menciptakan bajak. Mereka juga memiliki aturan untuk mengendalikan produksi dan distribusi hasil panen.

10.  Administrasi dan Akuntansi

penemuan zaman mesopotamia_Adminstrasi dan Akuntansi

Penemuan tulisan yang terjadi di Mesopotamia berawal dari kebutuhan masyarakat untuk mencatat hasil pertanian dan perdagangan. Pencatatan yang akurat adalah cara yang diperlukan oleh petani dan juga pedagang untuk mengawasi hasil  produksi, seiring dengan peningkatan sektor perdagangan pada masa tersebut.

Mereka melakukan pencatatan atau pembukuan dengan menggunakan alat tulis stylus serta lempengan tanah liat, batu, lilin, atau logam. Catatan dari para pedagang biasanya berisikan tanggal, kuantitas barang, jumlah yang terjual, serta siapa pembelinya, layaknya catatan akuntansi.

Itulah beberapa penemuan yang di zaman Mesopotamia. Sebagian dari penemuan mereka masih digunakan hingga kini, seperti halnya menentukan waktu dalam jam beserta menitnya. Sungguh menarik bahwa pengetahuan yang ada saat ini telah ada sejak ribuan tahun lalu, saat semuanya masih sederhana.

Peradaban dari zaman Mesopotamia merupakan satu dari banyak peradaban yang berkontribusi besar pada kemajuan ilmu pengetahuan saat ini. Mereka menemukan cikal bakal dari banyaknya ilmu pengetahuan yang menjadikan kehidupan sebuah bangsa semakin maju dan makmur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *