Karena Banyak Hadis Akhir Zaman yang Dipelintir, Ustadz Ahong Terbitkan Buku Hadis Akhir Zaman yang Disalahpahami

  • Whatsapp

Sebagai seorang Muslim yang taat, kedatangan hari kiamat merupakan hal yang wajib diimani. Bahkan percaya akan adanya kiamat itu termasuk salah satu rukun iman yang wajib dipercayai. Bagi sebagian umat Muslim, ajaran tentang kedatangan hari kiamat ini mungkin sudah diajarkan sejak kecil.

Belakangan, sejak akhir tahun 2019 atau mulai ramai di Indonesia pada awal 2020, Covid-19 dikait-kaitkan dengan kedatangan hari kiamat. Sebagian masyarakat kita semakin tambah khawatir dan takut sebab narasi-narasi yang agak mengerikan. Padahal kedatangan kiamat itu tidak ada yang tahu secara pasti. Namun sebagian tokoh agama menarasikan seakan-akan kiamat akan datang esok hari.

Atas dasar itulah, Ustadz Ahong merasa prihatin dan perlu menarasikan konten keagamaan yang tidak meresahkan, termasuk terkait narasi akhir zaman dan Covid-19.

Dari mulai penundaan ibadah haji selama 2 tahun, imbauan shalat di rumah, imbauan renggangkan shaf shalat berjemaah semasa pandemi, dan lain sebagainya, Ustadz Ahong berupa membahasnya dengan bahasa yang ringan bagi orang-orang yang belum pernah mempelajari ilmu hadis.

Buku berjudul Hadis Akhir Zaman yang Disalahpahami itu pun mendapat respons positif dari beberapa tokoh. Gus Nadirsyah Hosen mengatakan, “Di media sosial banyak sekali beredar hadis-hadis yang berkaitan dengan akhir zaman. Tidak sedikit pemahaman hadis-hadis ini dipelintir dan dijadikan cocokologi dengan pemahaman pribadi sebagian kelompok. Mereka tidak merujuk para pensyarah hadis dan ulama hadis yang kredibel. Buku karya junior saya di Darus Sunnah ini berupaya mendudukan hadis sesuai konteks dan komentar dari ulama-ulama hadis yang kredibel.

Pujian lain juga datang dari ulama muda, Ustadz Arrazy Hasyim. Beliau mengingatkan, “Buku Ustadz Ahong ini perlu dimiliki oleh setiap peminat hadis-hadis akhir zaman. Memahami akhir zaman tanpa ilmu hadis, akidah, dan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan itu akan membuat seseorang terjebak pada cocokologi dan ini bagian dari ittiba’ul hawa (mengikuti hawa nafsu. Buku Ustadz Ahong ini mengarahkan dan membimbing agar orang-orang yang bersiap untuk akhir zaman tidak terjebak pada hal-hal yang tidak benar.”

Bagi pembaca yang tertarik dengan buku ini, silahkan di klik link ini, atau di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *