Kafe yang dibangun di atas saluran air di Kemang Jakarta Selatan menghadapi risiko banjir – Kelapa

  • Whatsapp

Pihak berwenang telah mengalihkan fokus mereka ke deretan bangunan di Kemang Utara, Jakarta Selatan yang terletak di atas saluran air, yang mereka khawatirkan mungkin menjadi penyebab utama banjir tahunan di daerah tersebut.

Baris tersebut terdiri dari lima ruko yang terpasang, dua di antaranya berfungsi sebagai kedai kopi, di atas saluran air yang menghubungkan ke Sungai Mampang. Menurut seorang pejabat dari kecamatan Bangka, Firdaus Aulawy Rois, bangunan itu sudah ada setidaknya sejak 2007. Salah satu kedai kopi dibuka empat tahun lalu, dengan ruang makannya menghadap ke saluran air yang tidak begitu bersih.

Sementara mereka telah ada untuk sementara waktu, pihak berwenang hanya diberitahu tentang ruko setelah menerima laporan dari masyarakat, karena banyak dari mereka yang menyuarakan keprihatinan tentang bagaimana struktur ini mungkin telah memicu banjir di daerah tersebut selama bertahun-tahun. Firdaus mengatakan bahwa rapat sedang diadakan untuk masalah ini, dan temuan itu akan dilaporkan ke Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

“Laporan mengatakan bahwa [the buildings] berpotensi menyebabkan [flooding]. Tentu saja [it will be discussed] dalam pertemuan, selain survei di tempat, [to find out] kalau benar-benar menyebabkan banjir,” kata Firdaus kemarin.

Soal bangunan yang selama ini luput dari perhatian petugas zonasi, Bupati Mampang Djaharuddin mengatakan sulit memantau pembangunan di kawasan itu, apalagi bangunan tersebut berada di dalam kompleks perumahan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengumumkan bahwa mereka telah mulai memetakan bangunan dan rumah yang berdiri di atas saluran air, dengan Walikota Jakarta Selatan mengatakan Jumat lalu bahwa mereka mengganggu aliran air ke sungai.

Pihak berwenang dilaporkan telah memanggil pemilik bangunan, yang akan diberikan opsi untuk menghancurkan bangunan itu sendiri.

Meskipun Kemang adalah salah satu tempat nongkrong paling keren di ibu kota, namun rawan banjir setiap kali musim hujan tahunan tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *