Jelang Sore, Tak Ada Aksi ‘Jokowi End Game’ di Sekitar Istana

  • Whatsapp

Jakarta, Sentra Berita —

Massa aksi demonstrasi bertajuk ‘Jokowi End Game‘ tak kunjung tiba di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu (24/7).

Pantauan SentraBerita.com sekitar pukul 14.20 WIB di Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, tak seorang pun bagian massa aksi yang datang.

Kedua ruas jalan protokol Jakarta itu masih ditutup bagi kendaraan. Polisi menutup jalan itu dengan MCB dan barier untuk mengantisipasi aksi demonstrasi. Arus lalu lintas di sekitar dua jalanan tersebut terpantau sepi.

Terlihat hanya beberapa petugas berseragam kepolisian dan TNI yang berjaga di sekitar jalanan tersebut. Kendaraan taktis milik kepolisian juga masih disiagakan.

Hal senada juga terlihat di perempatan Harmoni Jakarta Pusat. Massa aksi belum menunjukkan hadir di sekitar ruas jalan tersebut sejak pagi.

Ruas jalan Majapahit yang menuju ke arah Glodok juga masih ditutup oleh polisi dengan beton pembatas. Pagar kawat berduri masih disiagakan di lokasi tersebut meski belum terpasang. Belasan polisi juga masih berjaga di sekitar ruas jalanan tersebut.

Kabar terkait aksi demonstrasi bertajuk ‘Jokowi End Game’ rencananya akan digelar di sekitar Istana Negara, Jakarta pada hari ini. Aksi itu dikabarkan hendak menolak PPKM yang ditetapkan pemerintah.

Seruan aksi itu awalnya berasal dari selebaran poster yang tersebar di media sosial dan belum diketahui sumber awalnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus sudah melarang masyarakat untuk turun menggelar demo Jokowi End Game. Hal itu bertujuan untuk menghindari klaster penularan Covid-19 di Indonesia yang meninggi belakangan ini.

Polda Metro Jaya mengerahkan 3.385 personel gabungan untuk melakukan pengamanan Aksi Nasional Jokowi End Game yang rencananya digelar pada Sabtu (24/7) ini. Saat aksi belum dimulai, polisi telah mengamankan sejumlah pemuda di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan pemerintah akan melakukan penegakan hukum terhadap peserta aksi demonstrasi yang dilakukan di masa pandemi Covid-19.

“Pemerintah ingin tegaskan bahwa aksi demo secara fisik yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan, membahayakan keselamatan masyarakat, serta melanggar hukum akan dilakukan tindakan tegas,” kata Mahfud dalam konferensi pers yang digelar secara daring dan bisa diakses di YouTube Kemenko Polhukam, Sabtu (24/7).

(rzr/pmg)

[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *