Jelang Derby Mataram, Pelatih Minta Pemain Bermain Tanpa Beban

  • Whatsapp

SentraBerita.com  Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro meminta anak-anak asuhnya bermain tanpa beban saat melawan Persis Solo pada laga lanjutan Grup C Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Kota Solo, Selasa (12/10).

Seto meminta Aditya Putra Dewa cs melupakan hasil imbang kontra Hizbul Wathan FC pada pekan kedua babak penyisihan Grup C, Senin (4/10) lalu.

Pada laga kemarin, Laskar Mataram -julukan PSIM- gagal meraih tiga poin perdana di Liga 2 meski sempat unggul lebih dulu. Laga tersebut diakhiri dengan skor imbang 1-1.

“Harapannya di sisa waktu yang ada, pemain bisa melupakan pertandingan kemarin dan mulai dengan semangat baru di pertandingan besok,” kata Seto, Senin (11/10).

Guna mendapat hasil maksimal pada laga melawan Persis besok, Seto mengaku terus mengoptimalkan waktu yang ada untuk memperbaiki kelemahan anak asuhnya.

Taktik tetap menjadi perhatian dari Seto, namun yang tidak kalah penting adalah berusaha mengembalikan motivasi dan semangat para punggawanya.PSIM sendiri pada laga bertajuk Derby Mataram besok ini harus tampil tanpa Yudha Alkanza yang mendapat kartu merah saat partai kontra Hizbul Wathan FC.

Untuk itu, Seto menegaskan bakal memaksimalkan pemain tersedia guna mengisi lubang yang ditinggalkan Yudha.

“Absennya Yudha tentu mengurangi kekuatan tim, tapi kami akan coba maksimalkan pemain yang ada, karena saya rasa semua pemain memiliki kualitas yang sama,” papar Seto.

Sesuai regulasi yang ada, laga Persis versus PSIM besok tak akan dihadiri suporter dari kedua kubu.Bagi Seto, dukungan dari suporter dari jauh sekalipun mampu membangkitkan semangat dan gairah para pemainnya untuk pertandingan ketiga Grup C nanti.

“Tentunya dukungan dari suporter PSIM sangat dibutuhkan untuk mengangkat semangat pemain. Harapannya laga besok tidak dijadikan beban, tapi dijadikan motivasi agar kami bisa bermain lebih baik lagi,” pungkas Seto.[]-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *