Ini Aturan Penyembelihan Hewan Kurban di Batam Saat PPKM Darurat

  • Whatsapp
Ini Aturan Penyembelihan Hewan Kurban di Batam Saat PPKM Darurat
Ilustrasi hewan kurban. Foto: Beritabojonegoro via kumparan.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Batam resmi menerbitkan aturan penyelenggaraan perayaan hari raya Idul Adha dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemkot Batam memastikan tetap mengizinkan penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban dengan aturan dilaksanakan di lapangan terbuka dengan dihadiri oleh panita yang telah divaksinasi serta tes antigen.

Bacaan Lainnya

"Jadi penyembelihan hewan dilaksanakan di lapangan terbuka, dengan tetap menjaga jarak," kata Sekretariat Daerah (Sekda) Batam, Jefridin pada kepripedia, belum lama ini.

Ini Aturan Penyembelihan Hewan Kurban di Batam Saat PPKM Darurat (1)
Sekretariat Daerah (Sekda) Batam, Jefridin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Dijelaskan, sebelum penyembelihan, panitia terlebih dahulu dicek suhu tubuh. Kemudian saat penyembelihan diwajibkan untuk mengatur jarak antar panitia, termasuk saat mengemas daging sebelum disalurkan.

"Jadi setelah dilakukan pengemasan daging kurban. Habis itu pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik," tambah dia.

Menurutnya, kebijakan tersebut sebagai mana tertuang dalam surat edaran Nomor 34 Tahun 2021. Berikut bunyi edaran tersebut:

  1. Selama pelaksanaan PPKM Darurat, kegiatan ibadah/keagamaan di masjid musala ditiadakan dan mengoptimalkan pelaksanaan di rumah.

  2. Azan sebagai tanda masuk salat fardhu tetap dikumandangkan.

  3. Kegiatan takbiran hari raya Idul adha dapat dilaksanakan secara terbatas di masjid/musala dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

  4. Pelaksanaan salat Idul Adha dilaksanakan di rumah dengan keluarga inti.

  5. Pelaksanaan kurban di lakukan di lapangan terbuka dengan tetap menjaga jarak. Penyembelihan hewan kurban hanya boleh dilakukan oleh panitia yang telah divaksin COVID-19 maksimal dosis pertama dibuktikan dengan hasil tes antigen yang berlaku 2 x 24 jam.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pencacahan hewan kurban juga dengan protokol kesehatan yang ketat. Penyembelihan hewan kurban hanya boleh disaksikan oleh panitia kurban. Untuk distribusi dilakukan oleh panitia ke rumah masing-masing.

Terakhir dijelaskannya, dengan berlakunya surat edaran ini, maka surat edaran Wali Kota Batam Nomor 31 Tahun 2021 tentang penyesuaian penyelenggaraan salat idul adha dan hewan kurban sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.

***

Konten ini merupakan bagian program ubahlaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *