IDI: Booster Vaksin Ideal 6-12 Bulan Usai Vaksinasi Pertama

  • Whatsapp

Jakarta, Sentra Berita —

Bacaan Lainnya

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan waktu ideal pemberian vaksin virus corona (Covid-19) dosis ketiga atau booster adalah 6 sampai 12 bulan setelah seseorang menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

Ketua Umum IDI Daeng M. Faqih mengatakan waktu ideal itu didasari beberapa penelitian yang menyebutkan antibodi vaksin Covid-19 Sinovac hanya bertahan enam bulan.

“Idealnya enam bulan sampai setahun. Tapi semua tergantung ketersediaan vaksin dan banyak serta luasnya fasilitas kesehatan yang dilibatkan dalam pelayanan vaksin Covid-19,” kata Daeng melalui pesan singkat kepada SentraBerita.com, Kamis (29/7).

Daeng mengatakan saat ini booster vaksin diprioritaskan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi ujung tombak pelayanan fasilitas kesehatan baik rujukan maupun non-rujukan Covid-19.

“Yang nakes kan mulai jalan, kalau untuk masyarakat masih prioritas suntik kesatu dan kedua dulu,” ujarnya.

Daeng meminta pemerintah untuk menentukan skema pemberian vaksin Covid-19 booster secara gratis kepada beberapa kelompok masyarakat. Sementara untuk masyarakat umum, itu tergantung kemampuan pemerintah untuk memberikan secara cuma-cuma atau diberikan tarif khusus.

Sejauh ini, pemerintah hanya memfasilitasi pemberian vaksin gratis untuk dua dosis saja. Program vaksinasi dikategorikan menjadi dua, yakni program nasional yang dipimpin Kemenkes, dan program vaksin Gotong Royong di bawah BUMN.

“Untuk skala prioritas seperti nakes, TNI/Polri, pemberi pelayan publik, serta orang yang masuk kategori tidak mampu atau peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebaiknya gratis atau ditanggung negara,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan memastikan sebanyak 4.500.160 dosis vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia akan diprioritaskan untuk booster bagi para nakes di seluruh Indonesia terlebih dahulu.

Adapun jumlah nakes yang menjadi prioritas vaksin dosis ketiga tersebut sebanyak 1.468.764 orang.

Kemenkes mencatat masih ada 16.179 nakes yang belum menerima dosis kedua vaksin Covid per data Kamis (29/7) pukul 09.00 WIB. Itu artinya masih ada sisa sekitar 3 juta dosis vaksin Moderna untuk sasaran nonnakes.

Suntikan ketiga vaksin Sinovac dijadwalkan diberikan pada 2022 mendatang. Langkah itu diambil menyusul beberapa hasil studi yang diterima oleh Kemenkes mengenai penurunan antibodi dari vaksin Sinovac setelah enam bulan penyuntikan.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan suntikan ketiga harus diberikan setelah 12 bulan dari suntikan pertama diterima. Hal itu mengacu pada rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

(khr/fra)

[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *