Gus Yaqut ungkap siapa saja yang boleh naik haji tahun ini, cuma 60 ribu jemaah

  • Whatsapp

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau karib disapa Gus Yaqut mengungkap siapa-siapa saja yang boleh naik haji untuk tahun ini. Hal itu disampaikan Gus Yaqut usai pemerintah Arab Saudi mengumumkan skema haji tahun 2021.

Gus Yaqut menjelaskan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan secara resmi bahwa tidak ada jemaah dari luar negara tersebut yang bisa melaksanan ibadah haji.

Jadi yang diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini terbatas untuk domestik negara tersebut saja, baik warga negara Kerajaan Arab Saudi maupun ekspatriat yang kini tinggal di negara itu.

“Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat. Dengan menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda. Sebagaimana pemerintah RI, keselamatan dan keamanan jemaah, selalu menjadi pertimbangan utama,” kata Gus Yaqut dilansir Suara, Sabtu 21 Juni 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag

Selain tak ada jemaah dari luar negeri, jemaah haji tahun ini juga dibatasi jumlahnya oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Gus Yaqut menuturkan, pemerintah Saudi hanya mengizinkan sebanyak 60 ribu jemaah yang bisa melaksanakan ibadah haji untuk tahun ini.

“Jumlah kuota ditetapkan 60 ribu, ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu,” sambungnya.

Gus Yaqut juga mengapresiasi Kerajaan Arab Saudi yang akhirnya menyampaikan keputusan resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji 2021. 

Keputusan tersebut menjadi pedoman yang jelas bagi umat muslim seluruh dunia, tidak hanya Indonesia, dalam konteks penyelenggaraan haji 1442 H, terang Gus Yaqut.

Jemaah haji di Masjidil Haram
Jemaah haji di Masjidil Haram. Foto: Instagram @mekahmadinahlover

Dengan keluarnya keputusan ini, Gus Yaqut berharap dapat mengakhiri polemik dan narasi-narasi hoaks seputar penyelenggaraan ibadah haji 2021 di Indonesia.

“Mari sama-sama berdoa semoga pandemi segera berlalu. Ibadah haji tahun depan bisa berjalan dengan normal dan tenang kembali,” ucap Ketua Umum GP Ansor tersebut.

Lebih jauh, Gus Yaqut menjelaskan saat ini pihaknya tengah bersiap untuk memfokuskan diri pada penyelenggaraan haji tahun 2022, jika tahun depan sudah dibuka kembali. Gus Yaqut mengatakan, pemerintah Indonesia akan terus secara aktif melakukan komunikasi dan diplomasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait haji tahun depan.

“Kita sekarang akan fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H. Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji jika tahun 2022 ibadah haji dibuka kembali,” katanya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *