Film tentang feminisme: 13 rekomendasi tontonan terbaik untuk disaksikan

  • Whatsapp

Selain genre romantis, film yang menceritakan perjuangan perempuan menghadapi kehidupan juga banyak diminati oleh sebagian orang. Apalagi jika berjuang untuk mendapatkan kesetaraan. Tidak harus ketika Hari Kartini dan Hari Perempuan Internasional baru menonton film tentang feminisme, lho.

Ini 13 rekomendasi yang bisa kamu tonton saat senggang. 

Bacaan Lainnya

Little Women (2019)

Foto: www.imdb.com

Diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Louisa May Alcott pada tahun 1868 dan 1869, film ini mengisahkan tentang empat orang saudara yang hidup dengan mimpinya masing-masing.

Dibintangi oleh Emma Watson, Saorise Ronan, Florence Pugh, dan Eliza Scanlen, keempatnya selalu berusaha untuk saling mendukung satu sama lain.

Uniknya, film ini mengusung konsep yang klasik. Mulai dari gaun berumbai, hingga penggunaan kereta kuda. Tak ketinggalan, status sosial juga diangkat dalam film yang meraih rating 7,8/10 di situs IMDb ini. 

Ocean’s Eight (2018)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Film tentang feminisme ini menceritakan tentang Debbie Ocean (Sandra Bullock) yang baru keluar dari penjara.

Bukannya tobat, ia justru kembali merencanakan pencurian perhiasan. Ia berniat untuk memanfaatkan seorang artis yang akan memeragakan perhiasan tersebut, kemudian akan ia buat tiruannya. 

Ocean pun merekrut beberapa wanita untuk ikut dalam aksi pencurian besar tersebut. Mulai dari Lou (Cate Blanchett), Amita (Mindy Kaling) ahli perhiasan, Constance (Awkwafina) pencopet, Rose (Helena Bonham) desainer busana, Nine Ball (Rihanna), peretas. Hingga Tammy (Sarah Paulson) penadah barang curian. 

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Tinggal sendirian di atas bukit, membuat Marlina (Marsha Timothy) tidak berdaya, apalagi  saat ia dirampok dan diperkosa. Namun untungnya ia diam-diam memiliki rencana dengan menyiapkan racun untuk kawanan perampok.

Tak hanya itu, Marlina juga secara berani memenggal kepala salah seorang perampok yang telah memperkosanya. 

Di hari selanjutnya, babak baru dalam kehidupan Marlina pun dimulai. Ia akan melakukan sebuah perjalanan panjang untuk mencari keadilan dan penebusan. 

Kim Ji Young, Born 1982 (2019)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Ji Young (Jung Yu Mi) merupakan seorang pegawai kantoran yang sangat mencintai pekerjaannya. Namun setelah menikah dengan Jung Dae Hyun (Gong Yoo) dan memiliki buah hati, ia berhenti bekerja dan menjadi ibu rumah tangga.

Ia menjalani harinya dengan mengurus rumah dan putri, tanpa dibantu oleh asisten rumah tangga. Karena merasa rindu dengan masa lalunya, ia pun beberapa kali mencoba untuk melamar pekerjaan.

Rutinitas yang melelahkan ini, perlahan membuat diri Ji Young berubah. Bahkan sang suami sering mendapati istrinya yang bertingkah seperti orang lain dan sering berbicara sendiri. Sedih melihat kondisi sang istri, Dae Hyun pun menemui psikolog untuk meminta bantuan. 

The Help (2011)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Film tentang feminisme ini menceritakan kisah para wanita Afrika-Amerika yang sering kali mendapatkan diskriminasi di era 1960-an.

Karena telah mengalami berbagai deskriminasi, akhirnya Aibileen Clark (Viola Davis) memutuskan untuk menceritakan kisahnya pada Eugenia Skeeter Phelan (Emma Stone), seorang penulis wanita yang berniat untuk membuat buku. 

Tak berhenti sampai di situ, Aibileen juga mengajak teman-temannya untuk menceritakan kisah mereka. Salah satunya Minny Jackson (Octavia Spencer), sahabat Aibileen yang mendapatkan perlakuan brutal dari majikannya.

Sebuah pengorbanan pun dilakukan oleh Aibileen dan teman-temannya demi buku tersebut bisa terbit dan mendapatkan keadilan.  

Enola Holmes (2020)

Foto: www.imdb.com

Di hari ulang tahunnya yang ke-16, Enola Holmes (Millie Bobby Brown) harus mendapati kenyataan bahwa sang ibu, Eudoria Holmes (Helena Bonham Carter) menghilang.

Sejak kejadian tersebut, akhirnya Enola harus diasuh oleh kedua kakaknya, yakni Sherlock Holmes (Henry Cavill) dan Mycroft Holmes (Sam Claflin). Mycroft menganggap bahwa Enola sering membawa masalah. 

Karena hal tersebut, akhirnya Enola dipaksa masuk sekolah khusus perempuan. Namun tiba-tiba, Enola menemukan sebuah petunjuk terkait ibunya yang menghilang.

Ia pun kabur dan menyamar menjadi seorang anak laki-laki. Tidak ingin kalah dengan kedua kakak laki-lakinya, detektif yang mendunia, gadis ini pun mengumpulkan beberapa petunjuk demi bertemu dengan sang ibu. 

Moxie (2021)

Foto: www.imdb.com

Moxie merupakan film tentang feminisme dengan menceritakan perjuangan seorang perempuan.

Vivian (Hadley Robinson) mulai melakukan pergerakan sosial demi menghentikan diskriminasi dan seksisme yang merajalela di sekolahnya. Hal ini ia lakukan setelah terinspirasi dari masa lalu ibunya (Amy Poehler) dan Lucy (Alycia Pascual-Pena), seorang anak baru yang feminis. 

Padahal, awalnya Vivian sangat pendiam. Bahkan ia tidak berniat untuk membuat perubahan.

Namun hidupnya berubah setelah bertemu dengan Lucy, dan terlibat dalam pertengkaran dengan Mitchell (Patrick Schwarzenegger) yang sering memperlakukan para siswa dengan semena-mena. 

Brave (2012)

Foto: www.imdb.com

Film animasi Pixar ini bercerita tentang Putri Merida, seorang pemanah hebat yang tinggal di kerajaan Skotlandia DunBroch.

Meski hidup dengan bahagia bersama kedua orang tuanya, Ratu Elinor dan Raja Fergus, Merida bertekad untuk mencari kebebasan dan menjalani hidupnya sendiri. Sayangnya, keinginan Merida ditentang oleh kedua orang tuanya. 

Dengan tekad yang kuat, Merida pun melakukan segala cara supaya keinginannya ini bisa diterima oleh Elinor dan Fergus.

Namun sayang, aksinya harus terhambat karena ia telah melakukan sebuah kesalahan besar yang berdampak pada keluarganya, bahkan kerajaan yang dipimpin oleh sang ayah. 

Erin Brockovich (2000)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Erin Brockovich (Julia Roberts) adalah ibu tunggal dari tiga orang anak. Malangnya, Erin baru saja mengalami kecelakaan dan seorang dokter melayangkan gugatan terhadapnya.

Baca Juga

drama korea kerajaan

Awalnya sang pengacara, Edward L. Masry (Albert Finney) sangat yakin bahwa kasus ini akan menang, tetapi perilaku dan emosi Erin di ruang sidang merusak segalanya.

Dengan rasa bersalah, Erin pun akhirnya mengunjungi Edward dan meminta pekerjaan kepadanya. Karena iba, akhirnya Edward memberikan pekerjaan kecil untuk memeriksa dokumen kasus real-estate perusahaan besar.

Siapa sangka, berkat hal tersebut akhirnya Erin mampu menuntaskan kasus tersebut. 

Hidden Figures (2017)

Foto: www.imdb.com

Meski menjadi kaum minoritas di Amerika Serikat, namun Mary Jackson (Janelle Monae), Dorothy Vaughan (Octavia Spencer), dan Katherine Goble (Taraji P.Henson) menjadi dalang di balik salah satu operasi terbesar dalam sejarah AS.

Ketiganya ditugaskan untuk menghitung peluncuran astronot John Glenn (Glen Powell) ke orbit, dan menjamin kepulangannya dengan selamat. 

Berkat kecerdasan dari Mary, Dorothy, dan Katherine, ketiganya menjadi bagian dari peristiwa penting tersebut. Ketiganya berhasil menyetarakan derajat perempuan dan menggapai mimpi besarnya.  

League of Their Own (1992)

film tentang feminisme
Foto: www.imdb.com

Di tahun 1992, seluruh pria dikirim untuk membantu Perang Dunia II.

Karena hal tersebut, dibentuklah tim pemain baseball yang terdiri dari para perempuan, yang disebut dengan All-American Girls Professional Baseball League. Mareka diminta untuk bertanding menyerupai pemain baseball sungguhan. 

Film tentang feminisme ini juga menunjukkan pada dunia bahwa para perempuan yang tergabung dalam tim baseball tersebut berhasil menghapus anggapan bahwa baseball hanyalah olahraga yang dilakukan oleh pria. 

Wonder Woman (2017)

Foto: www.imdb.com

Siapa yang belum pernah menonton film Wonder Woman?

Dibintangi oleh Gal Gadot, menceritakan tentang Diana Prince yang dibesarkan dalam pulau tersembunyi yang dihuni oleh bangsa Amazon. Bangsa ini terdiri dari prajurit wanita yang diciptakan oleh dewa untuk melindungi manusia. 

Setiap hari, Diana melihat para prajurit dilatih oleh Jenderal Antiope (Robin Wright). Sayangnya, sang ratu tidak memperbolehkan Diana untuk mengikutinya. 

Hustlers (2019)

Foto: www.imdb.com

Terinspirasi dari kisah nyata yang ditulis dalam artikel New York Magazine pada 2015 lalu, film ini menceritakan tentang Destiny (Constance Wu).

Gadis imigran ini harus bekerja sebagai penari striptis demi menghidupi dirinya dan neneknya. Suatu hari, ia melihat Ramona (Jennifer Lopez) yang menari dengan sangat lincah.

Karena tidak percaya diri terhadap bakatnya, Destiny pun meminta Ramona untuk mengajarinya. Berkat kejadian tersebut, Ramona dan Destiny menjadi dekat. Mereka saling mendukung sebagai wanita yang menjadi tulang punggung keluarga. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *