Eks Timnas Belanda Ini Jadi Benci Sepak Bola Gegara Gabung PSG

  • Whatsapp
Eks Timnas Belanda Ini Jadi Benci Sepak Bola Gegara Gabung PSG
Eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) Gregory van der Wiel. Foto: JEAN-SEBASTIEN EVRARD / AFP

Seorang pemain sepak bola kehilangan kecintaannya akan olahraga tersebut mungkin terdengar agak aneh. Akan tetapi, itu terjadi pada Gregory van der Wiel saat berseragam Paris Saint-Germain (PSG).

Wiel datang ke Parc des Princes pada September 2012 lalu dari Ajax Amsterdam. Ini sebenarnya bukan keputusannya, namun ia hanya manut saja dengan agennya.

Jadi begini, Wiel memang menjadi bagian dari Timnas Belanda yang melaju ke final Piala Dunia 2010. Akan tetapi, sejak saat itu performanya menurun, ia bahkan melewatkan Euro 2012.

Eks Timnas Belanda Ini Jadi Benci Sepak Bola Gegara Gabung PSG (1)
Eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) Gregory van der Wiel. Foto: Miguel MEDINA / AFP

Wiel kemudian berganti agen demi menyelamatkan kariernya. Ia memilih agen kawakan, Mino Raiola, yang juga menangani pemain-pemain besar, seperti Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba.

Raiola sendiri memiliki koneksi dengan PSG dan Prancis jadi tempat Wiel pergi. Namun, apa yang dilihat sang pemain di sana amat berbeda, karena dirinya bergabung dengan banyak bintang.

"Anda mendarat di Prancis, dengan pemain yang berbeda, pelatih hingga taktik yang berbeda, saya tiba di tim yang penuh dengan bintang, orang-orang yang Anda temui di PlayStation," tutur Wiel kepada Kick't Net dikutip dari Sportskeeda.

Sebagai gambaran, PSG pada musim 2012/13 lalu memiliki David Beckham, Ibrahimovic, Javier Pastore, Ezequiel Lavezzi, Thiago Silva, Mamadou Sakho, dan masih banyak nama top lainnya.

Wiel datang sebagai pemain muda dengan karier mentereng yang terbuka lebar. Akan tetapi, dengan isi skuad seperti itu, ia juga harus berjuang untuk mendapatkan tempat.

Eks Timnas Belanda Ini Jadi Benci Sepak Bola Gegara Gabung PSG (2)
Eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) Gregory van der Wiel. Foto: THOMAS SAMSON / AFP

Sementara itu, Wiel kalah dalam persaingan dengan rekan-rekan setimnya dan kurangnya menit bermain membuatnya tidak senang, ia bahkan menolak memperpanjang kontrak.

"Saya tiba sebagai seorang pria muda, dengan mata terbuka lebar, menjabat tangan mereka. Itu gila, benar-benar gila. Saya menerima tawaran untuk memperpanjang kontrak saya selama tiga tahun, itu benar, tetapi saya memutuskan tidak," cerita Wiel.

"Saya tidak terlalu senang di sana. Saya tidak selalu bermain. Saya tidak memiliki jaminan untuk bermain reguler," tambahnya.

Beberapa insiden juga terjadi selama kariernya di PSG. Beberapa hari sebelum melawan Chelsea di Liga Champions, Serge Aurier, mengoceh di media sosial dan membicarakan Laurent Blanc, pelatih PSG kala itu, dan juga Wiel. Hal itu lantas membuat Aurier dihukum.

Hilangnya Aurier membuat peluang bermain Wiel semakin tinggi, ia pun percaya diri karena banyak yang berkata kalau dirinya akan main. Namun, Marquinhos yang merupakan bek tengah malah diturunkan mengisi posisi miliknya.

Eks Timnas Belanda Ini Jadi Benci Sepak Bola Gegara Gabung PSG (3)
Eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) Gregory van der Wiel. Foto: JACQUES DEMARTHON / AFP

Hal ini menambah frustrasi Wiel, kesempatannya hanya secuil, lalu harapannya pupus. Itu menambah buruk pikirannya sampai-sampai ia membenci sepak bola.

"Apakah Anda pikir saya seburuk itu sehingga menjadi pilihan kedua di bek kanan dengan bek tengah mengisi posisi saya? Itu membuat saya tidak mau untuk tinggal di sana. Sejujurnya, saat itu saya muak dengan sepak bola," jelas Wiel.

Wiel akhirnya meninggalkan PSG pada Juli 2016. Ia terbang ke Turki dan bergabung dengan Fenerbahce. Dua musim berikutnya, ia pindah ke Cagliari lalu ke Toronto FC.

Saat ini, Wiel tengah rehat dari karier sepak bolanya. Sementara karier tim nasionalnya juga sudah berakhir sejak 2014 lalu. Cedera yang dialaminya di PSG membuatnya tak masuk dalam skuad Timnas Belanda di Piala Dunia 2014.

****

Ikuti survei kumparan Bola & Sport dan menangi e-voucher senilai total Rp 3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveibolasport.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *