Diduga Karena Patah Hati Andi Nekad Gantung Diri di Bigo Live

  • Whatsapp

KUNINGAN (MASS)- Cinta itu terkadang  bisa membuat orang hilang kendali. Begitu juga dengan Andi (30).

Warga Dusun Sukamenak Desa Simpayjaya Kecamatan Karangkancana nekad gantung diri.

Tragisnya lajang yang bekerja sebagai pedagang di Jakarta itu melakukan siaran langsung via medsos Bigo Live.  Dugaaan kuat aksi nekad Andi karena masalah asmara.

Dari keterangan Kades Simpayjaya Iman Suparman,  jasad Andi diketahui pertama kali oleh ibunya yang mengintip dari jendala.

Pasalnya, ia sejak pulang dari Jakarta tiga minggu lalu selalu mengurung diri di kamar.

“Orang tuanya mengetahui pada Jumat malam sekitar pukul 11 malam. Orangnya tidak mengetahui karena tengah di dapur,” ujar Iman kepada kuninganmass.com Sabtu (24/7/2021) pagi.

Orang tuanya sontak kaget dan histeris mengetahui kejadian itu, korban sendiri tergantung di atas pintu dan posisi pintu kamar  terhalang. Pihak berwajib pun masuk melalui pintu jendala.`

“Mengenai korban bunuh disiarkan langsung di bigo karena ada bukti. Tapi kemungkinan rekamannya sudah terhapus,” ujar Iman.

Diterangkan, pasca pulang dari Jakarta tiga minggu lalu korban murung  dan mengurung diri. Biasanya ia bergaul dengan pemuda yang lainnnya.

Kalau pun keluar ia hanya membeli kuota dan selebihnya mengurung diri di kamar. Orang tuanya sudah berusaha membujuk dan juga berbica agar tidak murung tapi korban tidak menggubris.

“Pada saat diperiksa tidak ada unsur kekerasan karena memang murni gantung diri,” ujarnya. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *