Covid Singapura Masih ‘Meledak’, 450 Lebih Klaster Corona

  • Whatsapp

Jakarta, Sentra Berita Indonesia – Covid Singapura masih ‘meledak’. Meski turun sedikit dibanding data Jumat (10/9/2021) yang mencapai 573 kasus baru, akhir pekan ini, tambahan infeksi Singapura masih dikisaran 500.

Mengutip data Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) Sabtu, negeri Singa melaporkan 555 kasus baru. Sementara kemarin, Negeri Singa menlaporkan 520 kasus baru.

“Berdasarkan data 12 September 2021, pukul 12.00 siang, ada 520 kasus infeksi,” tegas MOH dikutip dari websitenya, dikutip Senin.

Disebutkan pula ini terdiri dari 454 klaster. Sebanyak 63 kasus dari penduduk setempat dan tiga dari kasus impor.

“Saat ini 78 kasus dirawat di rumah sakit. Sementara 54 kasus serius membutuhkan oksigen dan tujuh kasus kritis di ICU,” kata MOH lagi.

Kemarin muncul satu klaster baru yakni kantor supply DHL di negeri itu. Ada todal 28 kasus, di mana virus menyebar dari tempat kerja ke rumah tangga.

Secara detil, pemerintah Singapura menyatakan 16 klaster aktif yang   pengawasan ketat. Selain DHL, klaster lain yang diawasi dan mencatat kasus terbanyak sejauh ini adalah situs konstruksi 30 Sunview Way.

Kemarin kasus infeksi bertambah 20 orang. Ini menjadikan total kasus menjadi 140.

Klaster lainnya adalah Chinatown Complex, China Bee Aveneu, 335 Serangoon Aveneu, Sembcor[ Marine Tuas Boulevard Yard, RS Umum Changi, BugiS Junction, Asrama 119 Neythal Road. Lalu ada pula sejumlah klaster pergantian bus yakni Toah Payuh, Tampine, Boon Lay, Bishan, Jurong East, Clementi, dan Punggol.

Dari awal Covid-19 masuk ke Singapura hingga kini, negeri itu sudah mencatat 71.687 kasus. Saat ini tercatat ada total 58 kematian di negeri itu.

Sementara itu, secara terpisah, pekan lalu, pemerintah Singapura menyebut bahwa jumlah infeksi itu belum mencapai puncaknya. Saat ini negara itu sedang bersiap untuk menangani seribu infeksi setiap hari.

“Bagi kami, ini terjadi lebih cepat dari yang kami harapkan, dan ini juga pertama kalinya sejak (pembukaan kembali) kami menghadapi gelombang infeksi baru yang eksponensial di komunitas kami,” kata Menteri Keuangan dan ketua bersama gugus tugas Lawrence Wong.

“Segera, kita akan mencapai 1.000 kasus baru sehari, dan dalam waktu beberapa minggu, kita mungkin akan mencapai 2.000 kasus baru sehari.”

Pemerintah Singapura mengaku akan merubah fokus pelaporan kasus Covid-19 di tengah kenaikan kasus yang kembali terjadi. Otoritas akan mengarahkan laporan ke kapasitas rumah sakit di negeri itu.

[Gambas:Video Sentra Berita]

(sef/sef)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *