COVID-19 meningkat di Indonesia karena 17 wilayah sekarang dikategorikan sebagai zona merah | Sentra Berita

  • Whatsapp

Indonesia tampaknya berada di ambang lonjakan COVID-19 dengan peningkatan substansial dalam kasus harian minggu ini dan dengan lebih banyak wilayah sekarang diberi label “zona merah” yang tidak diinginkan.

Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Minggu, ada 17 kota/kabupaten yang masuk kategori berisiko tinggi penularan virus corona. Pekan lalu, 13 kota/kabupaten ditandai zona merah.

Bacaan Lainnya

Dari 17, 12 berada di pulau Sumatera, termasuk Kabupaten Agam dan Solok di Sumatera Barat, serta Kabupaten Siak dan Kuantan Singingi di Riau. Sisa zona merah terdiri dari dua kabupaten di Jawa Barat, dua di Jawa Tengah, dan satu di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Semua kotamadya Jakarta masuk dalam kategori zona oranye, yang berarti berisiko sedang untuk penularan COVID-19.

Klik di sini untuk update real time zona COVID-19 berdasarkan risiko penularan di Indonesia.

Dari semua zona merah, lonjakan kasus di Kabupaten Kudus Jawa Tengah telah menjadi penyebab keprihatinan nasional yang besar dengan rumah sakit yang penuh dan ratusan petugas kesehatan yang tertular COVID-19. Para pejabat kesehatan mengatakan wilayah itu, yang merupakan rumah bagi banyak pekerja migran, mungkin sangat terpengaruh oleh tradisi mudik Lebaran di bulan Mei.

Indonesia kemarin mencatat 6.993 kasus baru, lonjakan satu hari terbesar sejak akhir Februari. Kasus aktif negara itu, yang secara bertahap berkurang dalam beberapa pekan terakhir, naik 1.208 menjadi 99.663 kemarin.

Para pejabat mengatakan tren kenaikan kasus COVID-19 dapat berlanjut sepanjang Juni dan Juli, sebagian dipicu oleh mobilitas yang tinggi selama liburan Idul Fitri bulan lalu.

Baca berita terbaru tentang Sentra Berita

Ikuti Sentra Berita di Instagram dan Indonesia untuk lebih banyak berita segar dan menarik di feed Anda.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *