Cara Petugas di Medan Cegah Warga Buang Sampah Sembarangan: Bikin Kuburan Palsu

  • Whatsapp
Cara Petugas di Medan Cegah Warga Buang Sampah Sembarangan: Bikin Kuburan Palsu
Petugas lingkungan di Medan bikin kuburan palsu untuk cegah warga buang sampah sembaranga. Foto: ANTARA

Petugas lingkungan di Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, punya cara unik untuk mencegah warga buang sampah sembarangan. Mereka membuat kuburan palsu yang ditempatkan di tepi jalan, lokasi di mana warga kerap buang sampah sembarangan.

Kuburan palsu tersebut dibuat menyerupai aslinya, lengkap dengan papan serta bunga-bunga layaknya tanah kuburan yang masih baru.

Bacaan Lainnya

Kepala lingkungan setempat, Hendri Ginting, mengatakan bahwa kuburan palsu itu ditujukkan untuk menegur warga yang nakal. Sekaligus, memberikan rasa takut kepada warga untuk buang sampah di lokasi tersebut.

"Karena emosinya, liat warga yang tidak sadar akan sampah, jadi terakhirnya kita buat begitu. Biar ada efek jera sedikit sama masyarakat," kata dia saat dijumpai di lokasi, Kamis (24/6) dikutip dari Antara.

Beberapa waktu lalu, lokasi tersebut juga sempat viral di media sosial, karena tumpukan sampah yang kian membeludak hingga ke badan jalan. Upaya ini untuk mencegah hal serupa terulang.

"Saya enggak menyalahkan yang viral kan ini. Ini mengingatkan saya untuk berbuat yang terbaik sebagai kepling (kepala lingkungan)," ujarnya.

Hendri mengatakan, berbagai cara sudah dilakukan untuk mengatasi persoalan adanya warga yang kerap membuang sampah sembarangan. Mulai dari menegur langsung hingga menyediakan petugas pengangkut sampah.

Namun, kata Hendri, hal itu tidak menyelesaikan permasalahan tersebut. Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masih rendah.

Apabila nantinya kuburan palsu tersebut tidak membuat masyarakat jera dan sadar, ia menyebut akan menyiagakan petugas untuk menjaga lokasi tersebut.

"Kalau enggak efektif, saya akan cari orang untuk jaga ini. Apalagi Perda (peraturan daerah) sekarang kan sudah ada, jadi istilahnya kalau memang kedapatan warga buang sampah, kita bisa nuntut, ada sanksinya," ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *