Bau Mulut (Halitosis) Saat Hamil? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp

Kehamilan merupakan masa yang paling membahagiakan bagi perempuan, tetapi dibalik kebahagiaan tersebut ibu hamil akan mengalami perubahan hormon yang dapat menimbulkan rasa yang kurang nyaman, seperti mual dan muntah di pagi hari, suasana hati yang berubah, cepat mengalami kelelahan, dan pada orang tertentu akan mengalami masalah bau mulut.




Bau mulut saat hamil memang hal yang umum terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh
Bau mulut saat hamil/ Foto: Freepik/ Cookie Studio

Bau mulut saat hamil memang hal yang umum terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh, bau mulut tersebut dikenal dengan istilah halitosis. Dikutip dari Mom Junction, halitosis adalah kondisi seseorang yang memiliki bau tak sedap karena adanya kuman kuman dan bakteri yang berasal dari mulut atau rongga yang berisi udara, seperti hidung, sinus, dan faring.

Masa kehamilan biasanya sangat sensitif dengan bau, begitu pun dengan halitosis yang pastinya akan mengganggu aktivitas ibu hamil. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk membersihkan dan menjaga kesehatan rongga mulut. Selain itu, juga perlu mengetahui penyebab serta cara mengatasinya.

Nah, berikut ini penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi halitosis pada ibu hamil.

Penyebab

Ada beberapa penyebab halitosis selama masa kehamilan, di antaranya:

Mual dan Muntah




Sebanyak 66 persen ibu hamil pasti mengalami mual dan muntah di pagi hari
Mual dan muntah penyebab bau mulut/ Foto: Freepik/ Freepik

Sebanyak 66 persen ibu hamil pasti mengalami mual dan muntah di pagi hari, hal tersebut dapat menyebabkan terciptanya asam di mulut dan demineralisasi gigi. Sehingga membuat gigi lebih rentan terhadap sisa makanan dan menyebabkan bau tidak sedap.

Dikutip dari Healthline, muntah dan mual dapat memperburuk rongga mulut dan mengakibatkan bau dan kering, karena pada saat itu perempuan yang tengah hamil tidak berselera untuk makan dan minum.

Kesehatan Gusi




Ketika hamil, biasanya gusi lebih mudah berdarah apalagi ketika menyikat gigi atau membersihkan dengan benang, sehingga lebih berisiko terkena gingivitis
Radang gusi bisa menyebabkan bau mulut/ Foto: Freepik/ Racool_studio

Ketika hamil, biasanya gusi lebih mudah berdarah apalagi ketika menyikat gigi atau membersihkan dengan benang, sehingga lebih berisiko terkena gingivitis. Dikutip dari Mom Junction, kadar estrogen dan progesteron yang meningkat dapat memperburuk respon gusi terhadap plak, sehingga menyebabkan gingivitis atau radang gusi. Gusi yang bengkak pun menjadi tempat makanan tinggal dan menyebabkan bau mulut saat hamil. Diketahui terdapat 75 persen ibu hamil mengalami radang gusi.

Demineralisasi




Pada saat hamil, bayi membutuhkan banyak kalsium untuk masa pertembuhan dalam kandungan terutama pada trimester akhir
Demineralisasi dapat menyebabkan halitosis/ Foto: Freepik/ Pvproductions

Pada saat hamil, bayi membutuhkan banyak kalsium untuk masa pertumbuhan dalam kandungan terutama pada trimester akhir. Tetapi banyak perempuan yang belum mencukupi nutrisi bagi bayi, sehingga bayi berjuang untuk mendapatkan kalsium yang diperlukan, yang terkadang diambil dari tubuh ibu. Dikutip dari Ultra Dex, hal itu atau demineralisasi dapat menyebabkan gigi ibu melemah dan meningkatnya kemungkinan kerusakan gigi.

Cara Mengatasi Halitosis




menghilangkan bau mulut ketika hamil
cara mengatasi halitosis ketika hamil/ Foto: Freepik/ Look studio

Untuk menghilangkan bau mulut ketika hamil bisa dilakukan dengan beberapa cara yakni:

  1. Menyikat gigi dua kali sehari agar mulut dan gigi tetap bersih dan sehat.
  2. Membersihkan lidah menggunakan alat.
  3. Berkumur dengan air asin hangat atau obat kumur yang bebas alkohol.
  4. Menghindari makanan dengan bau menyengat.
  5. Banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan serat.
  6. Banyak minum air agar tidak dehidrasi.
  7. Melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

Beauties, itulah penyebab dan cara mengatasi bau mulut ketika hamil. Pastikan keadaan rongga mulut selalu bersih dan sehat agar tidak menciptakan bau yang tidak sedap yang bisa mengganggu aktivitas.

(fip/fip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *