Amye Un, Perempuan Asal NTT yang Ternyata Ikut dalam Pemilihan Wali Kota di Australia – SentraBerita.com

  • Whatsapp

Banyak sekali keturunan orang Indonesia yang ikut dalam politik di luar negeri bahkan jadi tokoh berpengaruh di sana. Kita ambil contoh Yusof Ishak si presiden pertama Singapura yang ternyata punya darah Minang. Ya, orang-orang ini meskipun bukan seorang WNI namun tetap bikin bangga dan tak lupa dengan Indonesia.

Ada satu lagi orang yang mungkin menambah daftar itu. Dia adalah Amye Un seorang wanita asal pedalaman NTT yang sekarang sedang ramai dibicarakan. Bagaimana tidak pasalnya dirinya ikut dalam kontes pemilihan walikota di salah satu kota di Australia sana. Lalu seperti apa kisah lengkapnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Amye Un berasal dari pedalaman NTT

Siapa sangka sosok yang maju dalam pemilihan bakal walikota di Darwin, Australia ini adalah asal Indonesia. Ya, dia adalah Amye Un yang ternyata berasal dari di Amanatun, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Bahkan dirinya sempat mengenyam pendidikan di Indonesia hal itu dibuktikan dengan namanya yang ternyata terdaftar pada alumunus SMK di kota Kupang.

Amye Un [sumber gambar]

Hingga akhirnya pada tahun 1998, wanita yang satu ini memilih untuk berpindah kewarganegaraan karena ikut suami ke Australia. Meskipun bukan WNI lagi, namun dirinya tetap menghormati negaranya yang dulu bahkan tetap bangga menjadi keturunan orang Indonesia.

Jadi keturunan Indonesia pertama di politik Australia

Sejatinya terlepas dari kalah atau memang Amye Un dalam persaingan perebutan kursi walikota di Darwin, dia tetap mengukir sejarah. Pasalnya hanya Amye Un lah keturunan orang Indonesia pertama yang masuk dalam politik di sana. Uniknya Amyen Un masuk dalam persaingan walikota itu tanpa ikut partai alias independen.

Ikut pemilihan [sumber gambar]

Dirinya mendapatkan dukungan dari masyarakat yang rata-rata menengah ke bawah yang selama ini dekat dengan dirinya. Dilansir dari laman Kompas, wanita yang satu ini memang sering melakukan demo dan menyuarakan aspirasi rakyat, jadi wajar banyak orang yang suka dengan dirinya. Alhasil langkahnya dalam menjadi walikota punya peluang yang sangat besar.

Kalah pemilihan namun tetap dapat jabatan penting

Setelah melakukan persaingan sengit dalam pemilihan, ternyata hasil yang ada tidak sesuai yang diharapkan. Amye Un si calon independen harus menelan kekalahan dengan berada di posisi kedua kalah dengan calon walikota petahana Kon Vatskalis.

Kalah pemilihan [sumber gambar]

Namun demikian menjadi posisi kedua juga sudah merupakan prestasi yang luar biasa, karena jarang orang yang berasal dari negara luar yang bisa mendapatkan suara sebanyak itu. Namun demikian, akhirnya Amye Un didaulat sebagai penata kota Darwin karena perolehan suaranya yang banyak. Bersama dengan calon walikota terpilih dirinya punya tugas untuk membuat kota Darwin bisa lebih baik lagi.

Amye Un si ratu laksa yang terkenal

Satu lagi yang tak lepas dari sosok Amye Un ini adalah julukannya sebagai ratu laksa. Bukan tanpa alasan, hal itu berhubungan dengan rumah makan yang dia miliki bernama Laksa House Warung Ibu Amye. Laksa yang dia buat disebut sangat enak bahkan terkenal di kota Darwin. Oleh sebab itu banyak orang yang mengenal dia juga memberikan dukungan padanya.

Dikenal banyak orang [sumber gambar]

Dirinya juga pernah tampil dalam film Australia Call Amazing Race Australia yang membuat namanya jadi semakin populer. Bahkan beberapa bintang Hollywood dan perdana menteri Australia juga pernah makan di warungnya tersebut. Tak lupa Amye Un juga mengenalkan makanan Indonesia melalui warungnya itu.

BACA JUGA: Punya Rapot Merah dan IPK Rendah, Ini Kisah Bagus Muljadi yang Bisa jadi Dosen di Inggris

Meskipun bukan lagi orang Indonesia namun Amye Un mengaku tetap cinta dan bangga dengan negaranya yang dulu. Hal itu dibuktikan dengan tidak melupakan kebudayaan dan kuliner Indonesia meski di Australia. Meskipun tidak jadi menjadi walikota namun dirinya sudah mengukir prestasi yang lumayan membanggakan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *