Aga Bakrie Bakal Jadi Komut BRMS

  • Whatsapp

Jakarta, Sentra Berita Indonesia– PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mencalonkan Adika Nuraga Bakrie atau Aga Bakrie sebagai Komisaris Utama PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), anak usaha yang saat ini fokus pada pertambangan emas.

Pengambilan keputusan terhadap rencana ini akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Hal tersebut terungkap dalam Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disampaikan BRMS pada hari ini, Senin (20/9/2021),

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BRMS Muhammad Sulthon mengatakan bahwa pergantian ini dilakukan karena Saptari Hoedaja, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama BRMS, telah meninggal dunia pada 4 Juli 2021.

“Adapun pemegang saham utama perseroan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mengusulkan Bapak Adika Nuraga Bakrie sebagai komisaris utama untuk menjalankan fungsi dan tugas komisaris utama perseroan,” ujar Muhammad Sulthon dalam keterbukaan informasi.

RUPSLB ini akan digelar di Bakrie Tower lantai 25, komplek Rasuna Epicentrum pada Selasa 12 Oktober 2021 mendatang. RUPSLB akan dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB

Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 17 September 2021 (cum date). Selain itu ada sejumlah syarat protokol kesehatan yang harus dipenuhi agar pemegang saham bisa hadir.

Aga Bakrie saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Bumi Resources, menggantikan Saptari Hoedaja. Anak tertua dari Nirwan D. Bakrie ini telah malang melintang di berbagai sektor usaha di Indonesia, dan memulai karirnya di beberapa perusahaan nasional hingga multinasional. Dia pernah bekerja di Mitsubishi Corporation, dan sebagai analis di Capital Managers Asia.

Pria kelahiran 14 Desember 1981 ini memperoleh gelar Bachelor of Degree pada 2005 dari Bentley University, Amerika Serikat. Sebelum didapuk menjadi Presiden Direktur perusahaan batu bara terbesar ini, Adika pernah menjadi Direktur Perseroan sejak 2020 berdasarkan Akta RUPS Luar Biasa No. 101 pada 16 September 2020.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur di PT Bakrie Capital Indonesia, PT Minarak Brantas Gas, Presiden Direktur di PT Gaia Energi Baik, Komisaris di Kaltim Prima Coal, Chief Business Development Officer Director di PT Jungleland Asia dan PT Graha Andrasentra Propertindo.

Pria 39 tahun ini juga pernah menjabat sebagai Investment Specialist di PT Bakrieland Development, Deputy Chief Financial Officer di PT Semesta Marga Raya, dan anggota Dewan Komisaris di PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk., yakni perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, terutama kelapa sawit.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *