5 Kunci Sukses Italia di Euro 2020: Cium Pelatih Botak hingga Pesta Pizza

  • Whatsapp

Pemain Italia merayakan kemenangan setelah pertandingan melawan Wales di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Minggu (20/6). Foto: Pool via REUTERS/Andreas Solaro
Italia sejauh ini dianggap sebagai calon kuat juara Euro 2020. Itu karena penampilan ciamik mereka di fase grup. Apa, sih, kunci sukses Gli Azzurri?

Italia menjalani tiga laga Grup A Euro 2020 dengan hasil tiga kali menang, tujuh kali mencetak gol, dan nol kebobolan. Ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 30 laga dan sudah nirbobol lebih dari 1.000 menit.

Bacaan Lainnya

Italia juga memiliki skuad yang merata dari belakang sampai depan. Maka dari itu, publik tidak salah jika menjagokan Ciro Immobile dan kolega akan menjadi juara Euro 2020.

Namun ternyata, selain taktik ciamik dan skuad yang kuat, ada faktor lain yang menjadi sumber kekuatan Italia. Dikutip dari situs web resmi UEFA, ini kami paparkan lima di antaranya.

1) Harmoni yang Diciptakan Roberto Mancini

Roberto Mancini dan para pemain Timnas Italia. Foto: AFP/Marco Bertorello
Roberto Mancini ternyata tak hanya pandai menyusun strategi, tetapi juga piawai menjaga harmoni di ruang ganti. Salah satu caranya adalah ia memberi kesempatan main untuk 25 dari 26 pemain Italia di fase grup Euro 2020.

Mancini tampaknya tahu betul rasa tidak enak dari menjadi cadangan abadi. Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Mancini adalah satu-satunya pemain dalam skuad Italia yang tidak bermain satu menit pun.

Maka dari itu, Mancini disinyalir tak mau para pemainnya di skuad Italia untuk Euro 2020 merasakan nasibnya dahulu. Sejauh ini, hanya kiper Alex Meret yang belum bermain.

2) Cium Kepala Botak Asisten Pelatih Italia

Asisten pelatih Timnas Italia, Attilio Lombardo. Foto: Miguel MEDINA / AFP

Para penggawa Italia, terutama Leonardo Bonucci, melakukan ritual mencium kepala asisten Mancini, Attilio Lombardo, yang dikenal oleh beberapa penggemar sebagai ‘The Bald Eagle’.

Lombardo adalah salah satu dari beberapa mantan rekan setim Mancini di Sampdoria yang sekarang bekerja dengannya di timnas. Mantan rekan penyerangnya, Gianluca Vialli, adalah kepala delegasi Italia; sementara Alberico Evani, Giulio Nuciari, dan Fausto Salsano juga menjadi staf.

Italia memiliki ‘jimat’ keberuntungan mereka sendiri. Itu adalah sosok anak anjing gembala yang diciptakan oleh mendiang model peraih Oscar, Carlo Rambaldi.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina mengatakan bahwa Rambaldi pertama kali menunjukkan kepadanya sketsa maskot itu pada 2007. Rambaldi sendiri, yang wafat pada 2012, telah memenangi tiga Oscar untuk karyanya dalam film-film seperti ET, Alien, dan King Kong.

4) Karya Musik Pemenang Oscar

Pemenang Oscar tiga kali lainnya, musisi Giorgio Moroder, menulis ‘Un’estate Italiana’–yang dikenal sebagai soundtrack Piala Dunia 1990 di Italia–bersama penyanyi Italia Gianna Nannini dan Edoardo Bennato. Giorgio Chiellini, pemain tertua di skuad Italia, baru berusia enam tahun selama Piala Dunia itu; sementara 19 pemain di tim Euro 2020 bahkan belum lahir.

Namun demikian, ini adalah lagu yang dinyanyikan oleh para penggemar dan pemain Italia untuk merayakan kemenangan musim panas ini. ‘Notti magiche’ (malam ajaib) begitulah mereka menyebutnya.

Pizza Italia Foto: Shutter Stock

Setelah kemenangan melawan Wales di laga ketiga Grup A Euro 2020, Skuad Italia memiliki hari bebas di Coverciano dan menerima kunjungan dari Ciro Oliva, seorang pembuat pizza terkenal dari Naples.

Oliva menyiapkan pizza untuk semua orang di tim. Ya, para penggawa Italia menyantap nikmat pizza yang disajikan teman baik Lorenzo Insigne itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *