40 Kata-kata Bijak Bahasa Jawa, dari yang Kuno Hingga Ambyar

  • Whatsapp

Kata-kata bijak tak hanya bisa diungkapkan dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris saja, namun juga ke dalam Bahasa Jawa. Ada ragam kata-kata bijak Bahasa Jawa yang mungkin bisa menjadi inspirasi.

Keragaman budaya, suku dan ras di Indonesia menjadikannya sebagai negara dengan ragam bahasa terbanyak di dunia. Tapi, tahukah Moms bahwa suku Jawa menempati populasi terbesar di Indonesia?

Oleh sebab itu, kepopuleran Bahasa Jawa menyebar hampir ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara seperti Suriname, sebuah negara kecil di Amerika Selatan.

Jika Moms atau Dads berasal dari suku Jawa, tentunya sudah tak asing lagi dengan penggunaan Bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan dari Bahasa Jawa, Simak, Yuk

Menurut ahli Bahasa Jawa dan Budaya, Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, “unggah-ungguh” bahasa Jawa dapat dibedakan menjadi dua yaitu bentuk ngoko (ragam ngoko) dan krama (ragam krama).

Ragam ngoko tersebut terdiri dari ngoko lugu dan ngoko alus. Sedangkan ragam krama terdiri dari krama lugu dan krama alus.

Keempat tingkatan bahasa ini dibedakan sesuai dengan usia hingga jabatan si lawan bicaranya. Semakin tua atau tinggi jabatan si lawan bicara, maka bahasa yang digunakan semakin tinggi tingkat kesopanan dan kehalusannya.

Selain dikenal dengan kesopanan dan kehalusannya dalam bertutur kata, suku Jawa juga memiliki kata-kata bijak Bahasa Jawa yang penuh kiasan dan makna mendalam.

Moms dan Dads bisa menggunakan kata-kata bijak Bahasa Jawa ini untuk mengajarkan motivasi hingga menasihati anak. Tentunya ada banyak hal positif yang dapat dipetik dari kata-kata bijak Bahasa Jawa tersebut.

Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai kumpulan kata-kata bijak Bahasa Jawa yang dapat Moms dan Dads jadikan referensi.

Baca Juga: 55 Kata-kata Bijak untuk Suami yang Bikin Langgeng Hubungan

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Halus

kata-kata bijak bahasa jawa

Foto: SentraBerita.com Photo Stocks

Dalam tingkatan Bahasa Jawa, ada salah satu tingkatan bernama ngoko alus yakni bentuk unggah-ungguh yang di dalamnya tak hanya tediri dari leksikon ngoko dan netral, namun juga terdapat leksikon krama inggil, krama andhap, dan krama.

Biasanya, ngoko alus ini digunakan dalam percakapan sehari-sehari dengan orang yang lebih tua namun bukan orang tua. Misalnya, rekan kerja, kakak tingkat, dan senior.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini kata-kata bijak Bahasa Jawa halus.

Baca Juga: 75 Kata-kata Bijak dalam Kehidupan Sebagai Pelajaran Hidup

  1. Sabar iku lire momot kuat nandhang sakening coba lan pandhadharaning urip. (Artinya: Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup).
  2. Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait. (Artinya: Hidup itu bagaikan secangkir kopi, jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasa hanyalah pahit).
  3. Aja milik barang kang melok. (Artinya: Jangan tergiur barang yang berkilau).
  4. Manungsa mung ngunduh wohing pakarti. (Artinya: Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri).
  5. Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur. (Artinya: Berpegang teguh pada mimpi, karena jika mimpi mati, hidup adalah burung bersayap yang rusak, itu tidak bisa terbang).
  6. Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu. (Artinya: Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik).
  7. Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa. (Artinya: Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa).
  8. Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno. (Artinya: Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan).
  9. Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemita. (Artinya: Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi).
  10. Aja mbedakake marang sapadha-padha. (Artinya: Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia).
  11. Sabar iku ingaran mustikaning laku. (Artinya: Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan).
  12. Wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah. (Artinya: Orang sabar rezekinya luas, mengalah hidup lebih berkah).
  13. Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mbancangi, dhuwur tan ngungkuli. (Artinya: Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi).
  14. Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bandha. (Artinya: Berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta).
  15. Nek wes niat kerjo iku ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai. (Artinya: Kalau sudah niat bekerja itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rezeki itu tidak usah cari muka).

Baca Juga: 60 Kata-kata Gombal Bikin Baper untuk Pasangan, Romantis!

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Kromo

kata-kata bijak bahasa jawa

Foto: SentraBerita.com Photo Stocks

Tingkatan Bahasa Jawa kromo ialah bentuk unggah-ungguh Bahasa Jawa yang berintikan leksikon krama, atau yang menjadi unsur inti di dalam ragam krama, bukan leksikon lain.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini kata-kata bijak Bahasa Jawa.

  1. Nadyan silih bapa biyung kaki nini, sadulur myang sanak, kalamun muruk tan becik, mboten pantes bilih den anut. (Artinya: Meskipun itu ayah, ibu, kakek, nenek, saudara, atau pun sanak keluarga, jika memberi ajaran yang salah, tetap tidak pantas kamu ikuti).
  2. Samubarang becik menika gampil menawi sampun ditindakake, langkung awrat menawi dereng ditindakake. (Artinya: Perbuatan baik itu gampang jika sudah dijalani, sulit jika belum dilaksanakan).
  3. Ingkang becik kojahipun, jenengan agem kanthi pasthi, ingkang ala punika becik’e disinggahaken, ampun dilakoni. (Artinya: Segala yang baik lakukanlah dengan pasti. Yang buruk lebih baik disimpan, jangan diikuti).
  4. Dene lamun tan miraos yen amuwus, luwung umandela, ananging ingkang semu wingit, myang den dumeh ing pasmon semu dyatmika. (Artinya: Jika merasa bicaranya tidak berisi, lebih baik diamlah, terutama untuk hal-hal yang penting dan mendalam, bersikaplah tenang).
  5. Ulat menika nampani rasaning kalbu, wahyaning wacana, pareng lan netya kaeksi, ingkang waspada wruh pamoring pasang cipta. (Artinya: Mimik wajah itu menunjukkan ekspresi hati, keluarnya tutur kata bersamaan dengan sorot mata, yang waspada akan mampu menilik dalamnya pikiran).
  6. Tiyang ingkang andhap asor punika yekti pikantuk penganggep becik. Tiyang meneng punika nyata, wonten ing njaban pakewuh. (Artinya: Orang yang rendah hati, pasti akan dianggap baik. Sementara itu, orang yang diam itu selamat dari bencana lidah).
  7. Angagemen rereh ririh ngatos-atos, den kawang-wang barang laku, ingkang waskitha solahing tiyang. (Artinya: Seyogyanya berlakulah sabar, cermat dan hati-hati, perhatikanlah segala perilaku dan cermatlah terhadap perilaku orang).
  8. Tiyang ingkang mboten manut pituturipun tiyang sepah, pan nemu duraka, wonten ing dunya praptaning akir, tan wurung kesurang-surang. (Artinya: Orang yang tidak menjunjung nasihat orang tua, akan menemui kutuk sengsara, di dunia sampai akhirat, berakhir penderitaan).
  9. Ketungkul uripe kaliyan ampun gadhah kareman marang pepas dunya siyang dalu, emut yen urip manggih antaka. (Artinya: Hiduplah dengan tekun dan hati-hati, jangan mengumbar kesenangan dunia siang malam, ingatlah bahwa hidup berujung kematian).
  10. Tresno niku sanes ingkang dugi saking akal, ananging tresno punika ingkang tumeka wonten ing ati. (Artinya: Cinta itu bukan yang datangnya dari akal, tetapi cinta itu yang datang dari hati).

Baca Juga: 100 Kata-kata Lucu yang Bikin Harimu Jadi Nggak Bete Lagi

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Ambyar

kata-kata bijak bahasa jawa

Foto: SentraBerita.com Photo Stocks

Dalam Bahasa Jawa ‘ambyar’ berarti hancur, rusak, atau sesuatu yang tidak dapat diperbaiki lagi. Ungkapan kata ‘ambyar’ ini pertama kali dipopulerkan oleh Didi Kempot yang menamai fans-nya dengan sebutan ‘sobat ambyar’. Ini merupakan kiasan tentang patah hati atau hubungan dan perasaan yang sudah dikecewakan sehingga tidak bisa diperbaiki atau dikembalikan seperti semula. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini kumpulan kata-kata bijak Bahasa Jawa ambyar.

  1. Obat pahit ae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro. (Artinya: Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit).
  2. Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan wes neng penghulu aku iseh kesepian. (Artinya: Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian).
  3. Tresno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo. (Artinya: Cinta terkadang seperti keripik singkong, bisa hancur jika tidak hati-hati dibawa).
  4. Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar. (Artinya: Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur).
  5. Wes kadung ngomong sayang jebule wes nduwe gandengan, wes kadung tak sawang malah ninggal kenangan. (Artinya: Sudah terlanjur menyatakan sayang, ternyata sudah punya gandengan, sudah terlanjur dipandang malah meninnggalkan kenangan).
  6. Cintaku nang awakmu iku koyok kamera, fokus nang awakmu tok liyane ngeblur. (Artinya: Cintaku padamu seperti kamera, fokus di kamu saja, yang lain blur).
  7. Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe. (Artinya: Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang nggak punya).
  8. Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg. (Artinya: Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti).
  9. Arek lanang kuoso milih, arek wedok kuoso nolak. (Artinya: Anak laki laki bebas memilih, anak perempuan bebas menolak).
  10. Akeh cara dienggo bahagia, salah sijine ngeculke wong sing nyia-nyiake kowe. (Artinya: Banyak cara untuk bahagia, salah satunya melepaskan orang yang menyia-nyiakan kamu).
  11. Tresna kanggo manungsa mung amarga katresnan marang Gusti Allah sing Nyiptakake manungsa. (Artinya: Cinta kepada seorang manusia hanya karena kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia).
  12. Nek koe tenanan tresno, ojo koe nggawe eluh banyu matane, ojo nyakiti atine, Ojo gawe atine loro. (Artinya: Jika kamu benar-benar cinta padanya, Jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka).
  13. Mbangun kromo ingkang satuhu, mboten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui. (Artinya: Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatuh cinta pada orang yang sama).
  14. Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno. (Artinya: Banyak orang merasakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta).
  15. Aku ra njaluk luwih, aku nggur jaluk ojo lungo nek ati. (Artinya: Aku tidak minta banyak, aku hanya minta jangan pergi dari hati).

Baca Juga: 60 Kata-kata Malam Lucu dan Bijak, Bikin Mood Kembali Ceria!

Itulah kumpulan kata-kata bijak Bahasa Jawa kromo, alus, dan ambyar. Semoga menginspirasi Moms dan Dads dalam melupakan dan mengungkapkan perasaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *