4 Gizi Ibu Hamil yang Perlu Dipenuhi

  • Whatsapp

Ilustrasi gizi ibu hamil. Foto: Shutterstock
Waktu Mama hamil, sering banget Mama dinasihati kalau gizi ibu hamil harus terpenuhi karena ‘makan untuk dua orang’. Ibu hamil memang membutuhkan lebih banyak zat gizi mikro dan zat gizi makro untuk mendukung kesehatan ibu dan bayimu.

Seperti yang kita ketahui, tubuh mengalami banyak perubahan fisik dan hormonal selama kehamilan. Untuk mengisi bahan bakar dirimu dan bayi yang sedang tumbuh, Mama-Mama harus membuat pilihan makanan yang baik dari berbagai sumber.

Makan makanan yang sehat dan seimbang akan membantu kamu merasa baik dan menyediakan semua yang kamu dan bayimu butuhkan. Makanan yang kamu makan adalah sumber nutrisi utama bagi bayi, jadi sangat penting untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan.

Dikutip dari Healthline, gizi ibu hamil yang dibutuhkan secara umum terbagi kepada dua jenis, yaitu mikronutrien dan makronutrien. Mikronutrien adalah komponen makanan, seperti vitamin dan mineral, yang hanya dibutuhkan dalam jumlah yang relatif kecil. Sedangkan makronutrien adalah nutrisi yang menyediakan kalori atau energi. Contoh makrontrien adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Mama-Mama harus makan lebih banyak dari setiap jenis nutrisi ini selama kehamilan.

Ukuran Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

Ilustrasi gizi ibu hamil. Foto: Thinkstock

Kita sudah tahu kalau ibu hamil perlu gizi lebih banyak dibandingkan orang yang tidak hamil. Setidaknya ada 4 jenis nutrisi yang wajib dipenuhi oleh ibu hamil. Lalu seberapa banyak ukuran yang harus dikonsumsi? Mama akan bantu rinci seperti berikut ini.

  • Kalsium 1200 miligram (mg).

  • Folat 600-800 mikrogram (mcg).

  • Protein 70–100 gram (g) per hari, meningkat setiap trimester.

Fungsi 4 Gizi Ibu Hamil yang Wajib Dipenuhi

Empat nutrisi di atas menjadi sangat penting karena beragam fungsinya baik untuk ibu ataupun si bayi. Yuk baca ulasan selengkapnya.

Protein sangat penting untuk memastikan pertumbuhan jaringan dan organ bayi yang tepat, termasuk otak. Ini juga membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim selama kehamilan.

Protein juga berperan dalam meningkatkan suplai darah ibu hamil sehingga memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke bayimu.

Kebutuhan protein akanmeningkat selama setiap trimester kehamilan. Penelitian menyarankan bahwa asupan protein selama kehamilan harus lebih tinggi dari beberapa rekomendasi saat ini. Setidaknya kamu harus makan sekitar 70 hingga 100 gram protein sehari, tergantung pada berat badanmu dan trimester kehamilan.

Sumber protein bisa kamu temukan pada daging sapi, ayam, ikan salmon, selai kacang, keju, dan kacang-kacangan.

Saat kamu sedang hamil, kalsium befungsi untuk membantu pertumbuhan tulang bayi dan mengatur penggunaan cairan tubuhmu. Ibu hamil setidaknya membutuhkan 1.000 mg kalsium, idealnya dalam dua dosis 500 mg, per hari. Kamu juga mungkin membutuhkan kalsium tambahan untuk melengkapi vitamin prenatal biasa.

Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada makanan sehat seperti susu, yogurt, keju, ikan, makanan laut rendah merkuri, dan sayuran berdaun hijau tua.

Ilustrasi gizi ibu hamil. Foto: Shutterstock

Folat juga dikenal sebagai asam folat, memainkan peran penting dalam mengurangi risiko cacat tabung saraf. Cacat tabung saraf adalah cacat lahir utama yang memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang bayi, seperti spina bifida dan anencephaly.

Saat hamil, American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan 600 hingga 800 mcg folat per hari. Kamu bisa mendapatkan folat dari makanan seperti hati hewan, kacang-kacangan, telur, dan sayuran berdaun hijau tua.

Zat besi bekerja dengan natrium, kalium, dan air untuk meningkatkan aliran darah. Zat besi akan membantu tubuh memastikan bahwa oksigen yang disuplai untuk kamu dan bayi sudah cukup. Setidaknya ibu hamil harus mendapatkan 27 mg zat besi per hari, sebaiknya disertai dengan beberapa vitamin C untuk meningkatkan penyerapan.

Sumber zat besi bisa didapatkan dari makanan seperti sayuran berdaun hijau tua, jeroan, tahu, dan kacang-kacangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *